Tak hanya itu, PGRI Papua juga berharap kasus tersebut dapat menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk memberikan perlindungan nyata terhadap para guru yang bertugas, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi kerawanan sosial.
Atas kejadian tersebut PGRI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga martabat guru dan dunia pendidikan dari berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi. Profesi guru harus dihormati, dilindungi, bukan justru dijadikan korban.
“Kepada Pengurus PGRI Kota Jayapura agar lebih memperhatikan Anggotanya. Pesan kepada Guru-guru agar memperhatikan tugas dan pelayanan kepada anak didik, serta menjaga Keamanan diri dan kenyamanan dalam bekerja,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…