Tak hanya itu, PGRI Papua juga berharap kasus tersebut dapat menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk memberikan perlindungan nyata terhadap para guru yang bertugas, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi kerawanan sosial.
Atas kejadian tersebut PGRI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga martabat guru dan dunia pendidikan dari berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi. Profesi guru harus dihormati, dilindungi, bukan justru dijadikan korban.
“Kepada Pengurus PGRI Kota Jayapura agar lebih memperhatikan Anggotanya. Pesan kepada Guru-guru agar memperhatikan tugas dan pelayanan kepada anak didik, serta menjaga Keamanan diri dan kenyamanan dalam bekerja,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
"Kami menegaskan bahwa tuduhan dan pernyataan yang disampaikan melalui platform Facebook dengan akun "DM' dan…
Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid di Sentani, Kamis,…
im Resmob Numbay berhasil membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AA (19) di…
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada…
BPK RI Perwakilan Papua yang hadir, Pengendali Teknis II, Setya Adie Pratama, Ketua tim, Resi…
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura Pdt. Steven A. Wonmaly, mengatakan bahwa ini bukan…