Tak hanya itu, PGRI Papua juga berharap kasus tersebut dapat menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk memberikan perlindungan nyata terhadap para guru yang bertugas, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi kerawanan sosial.
Atas kejadian tersebut PGRI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga martabat guru dan dunia pendidikan dari berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi. Profesi guru harus dihormati, dilindungi, bukan justru dijadikan korban.
“Kepada Pengurus PGRI Kota Jayapura agar lebih memperhatikan Anggotanya. Pesan kepada Guru-guru agar memperhatikan tugas dan pelayanan kepada anak didik, serta menjaga Keamanan diri dan kenyamanan dalam bekerja,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…