Categories: BERITA UTAMA

Siaran Piala Dunia Berdampak Kinerja Pegawai?

Gubernur: Nonton Piala Dunia Boleh, Tugas ASN Tetap Prioritas!

JAYAPURA-Perhelatan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli diperkirakan menyedot perhatian masyarakat di seluruh dunia, termasuk para ASN di Papua. Hanya saja, jam tayang atau siaran langsung pertandingan Piala Dunia yang mulai jam 04.00 hingga 13.00 WIT tiap hari, dikhawatirkan berdampak pada kinerja atau produktifitas kerja para pegawai.

Terkait hal ini, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua agar tetap mengutamakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Menurut Fakhiri, jadwal pertandingan yang berlangsung pada pagi hingga sore hari waktu Indonesia timur ini, tidak boleh menjadi alasan bagi ASN untuk mengabaikan pekerjaan.

“Piala Dunia kan mainnya di pagi hari. Bagi pegawai negeri, kerja itu wajib. Nonton bagian dari hobi, termasuk gubernur. Jadi kita bisa bekerja sambil mengikuti perkembangan pertandingan,” kata Fakhiri kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/6).

Meski demikian, gubernur tidak melarang masyarakat maupun ASN untuk memberikan dukungan kepada tim nasional favorit masing-masing. Ia justru mengajak masyarakat menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut sebagai sarana hiburan dan kebersamaan.

Namun, ia mengingatkan agar semangat mendukung tim kesayangan tidak diwujudkan dalam bentuk euforia yang berlebihan hingga mengganggu ketertiban umum. “Saya persilakan mendukung semua tim kebanggaan masing-masing, tetapi jangan sampai euforia dibawa ke jalan secara berlebihan,” ujarnya.

Mantan Kapolda Papua itu secara khusus meminta masyarakat yang ingin merayakan kemenangan tim favoritnya untuk tetap menjaga ketertiban dan menghormati pengguna jalan maupun masyarakat yang sedang beraktivitas.

Menurutnya, perayaan kemenangan tidak boleh mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi yang tetap berjalan normal selama penyelenggaraan Piala Dunia.

“Saya minta setelah menonton tetap tertib, khususnya bagi yang ingin melakukan pawai di jalan. Jangan mengganggu masyarakat yang sedang bekerja atau beraktivitas,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

11 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

18 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

19 hours ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

20 hours ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

21 hours ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

22 hours ago