Categories: BERITA UTAMA

77 Pasien RSUD Dok II Dirawat di Tenda Darurat

JAYAPURA – Gempa susulan yang masih terus terjadi hingga Jumat (10/2) malam. Membuat pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura masih berada di tenda tenda darurat.

RSUD Dok II sendiri melakukan perawatan terhadap 77 pasien di tenda darurat hingga Jumat kemarin. Puluhan pasien ini terdiri dari pasien Ortopedi, pasien anak, kebidanan dan kandungan.

Wakil Direktur RSUD Jayapura, dr. Andreas Pekey mengatakan, puluhan pasien ini diungsikan di tenda darurat karena ada kerusakan ringan berupa dinding retak di ruang perawatan.

Akibat kondisi tersebut, total sebanyak 11 tenda darurat yang sudah didirikan di sekitar halaman gedung RSUD Dok II Jayapura. Dengan fungsi sebagai tenda gawat darurat, ruang transit, laboratorium termasuk ICU.

“Kondisi saat ini berisiko bagi pasien jika dirawat di dalam ruangan, karena khawatir tiba-tiba terjadi gempa lagi. Sementara sudah ada keretakan di beberapa dinding ruangan rumah sakit,” kata Andreas kepada wartawan, Jumat (10/2)

Kendati demikian,  ruang perawatan yang tidak berisiko masih tetap ditempati para pasien. Seperti di ruang bedah pria dan bedah wanita. “Lagipula kapasitas di tenda darurat juga terbatas dan tidak lengkap pelaratan medisnya, sehingga ruang yang aman tetap ditempati pasien,” terangnya.

Dr Andreas mengaku pelayanan kesehatan bagi para pasien di tenda darurat tidak bisa berjalan optimal karena beberapa kendala. Hal ini mengingat tidak semua alay kesehatan bisa dimobilisasi.

“Tidak semua alat kesehatan bisa dimobilisasi, sehingga tidak semua pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan di tenda darurat,” ungkapnya.

Selain itu, ada pasien di tenda darurat juga yang terkena percikan air ketika hujan dan suhu di tenda darurat yang panas ketika siang dan dingin ketika malam.

“Jadi kita harus sesuaikan beberapa kebutuhan pasien termasuk kamar operasi. Ini yang sedang kita siapkan juga, tapi mudah-mudahan tidak ada gempa lagi dan pasien bisa kembali ke ruangan,” terangnya.

Dr Andreas juga menyampaikan sekitar 50 Nakes yang disiagakan di tenda darurat tersebut, terdapat 4 Nakes yang berjaka di setiap tendanya.  “Kita harus antisipasi karena gempa susulan masih terus terjadi sejak Januari hingga kini,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Propam Polres Jayawijaya Laksanalan Gaktiplin Usai Apel Pagi

Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…

20 minutes ago

Pelaku Penembakan Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka

Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…

1 hour ago

ASN Yalimo Diminta Kembali ke Daerah Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…

2 hours ago

Gaji P3K Daerah Akan Dibayarkan Pemerintah Pusat

- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…

3 hours ago

Banyak yang Terkesima Lihat Sepeda Tua, Ada yang Harganya Mencapai Rp250 Juta

Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah.  Di setang sepeda, bendera Merah…

4 hours ago

​Selama PKKMB, Uncen Pastikan Tidak Ada Ideologi Lain

  Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…

5 hours ago