Categories: BERITA UTAMA

Penyelundupan Satwa Dilindungi Masih Terjadi

Karantina Hewan Empat Kali Gagalkan Penyelundupan

JAYAPURA-Sejumlah satwa di Papua, masuk dalam kategori hewan yang dilindungi,  karena populasinya yang sangat kecil dan terancam punah. Namun ironisnya, masih ada oknum masyarakat yang berupaya menyelundupkan atau memperjualbelikan satwa langka ini demi keuntungan pribadi.

Drh. Nyoman Alit (FOTO:Jimi/Cepos)

  Beberapa contoh hewan langka di Indonesia terkhusus di Papua antara lain burung Cendrawasih, Kakatua Raja, Kakatua Koki, Kasuari, Nuri, Mambruk, dan Labi-labi moncong, termasuk kangguru tanah dan beberapa satwa lainnya.

    Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua menyebut selama periode Januari hingga Juni 2025, empat kali berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan satwa dan tumbuhan dilindungi yang coba dibawa keluar dari Papua.

   Hal tersebut disampaikan langsung Drh. Nyoman Alit selaku Katimja Karantina Hewan BBKHIT Papua. Alit menyebutkan, percobaan tersebut dilakukan terhadap beberapa satwa seperti, Kangguru Tanah, Reptil, Serangga hingga Ayam.

  “Kita mengagalkan beberapa jenis satwa, yang lalu-lintasnya tanpa dokumen seperti, Kangguru Tanah yang mau dikeluarkan dari Papua, reptil  sebanyak 104 ekor, Serangga Awetan, dan ayam yang masuk ke Papua juga kami tahan beberapa kali,” jelas Alit kepada Cenderawasih Pos, Rabu (4/6).

  Ia menjelaskan, serangga tersebut berasal dari Papua kemudian dikirim ke Jawa lalu di ekspor ke luar negeri. Sementara untuk Kangguru, kata Alit, para penyelundup  mencoba mengirimkannya ke Jawa, namun berhasil digagalkan.”Kangguru-nya kita sudah serahkan ke BKSDA Papua,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

1 day ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

1 day ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

1 day ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

1 day ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

1 day ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

1 day ago