Categories: BERITA UTAMA

KKB Serang Infrastruktur, Polri Kawal Pembangunan Papua

JAKARTA, Jawa Pos-Kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan berbagai aksi teror. Selain menembak warga, KKB juga merusak fasIlitas umum. Berbagai fasilitas umum menjadi sasaran, seperti bandara, sekolah hingga puskesmas.

Catatan Jawa Pos, setidaknya sudah tiga kali KKB membakar gedung sekolah di berbagai daerah di Puncak, Papua. Lalu, membakar ruang tunggu dan gedung ATC Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua. Pernah pula sebuah puskesmas dibakar oleh kelompok yang disebut pemerintah sebagai teroris tersebut.

Dengan pembakaran itu, tentunya akses pendidikan, kesehatan dan transportasi menjadi terhambat. Beberapa tahun sebelumnya, KKB juga pernah menyerang pekerja jembatan yang membuat proyek itu sempat terhenti.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat –Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom sempat menyinggung terkait penyerangan terhadap fasilitas umum tersebut. Menurutnya, TPNPB-OPM menolak semua pembangunan dari Pemerintah Indonesia. ”Karena itu, semua fasilitas itu diserang dan dibakar,” paparnya.

Dia menuturkan, TPNPB-OPM akan terus berupaya menyerang dan merusak semua buatan pemerintah Indonesia. Tujuannya, hanya satu untuk melakukan perundingan yang ditengahi Persatuan Bangsa Bangsa. ”Tarik juga pasukan dari Papua,” ujarnya.

Bagian lain, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pembangunan di tanah Papua tetap harus berjalan. Tidak bolah ada satu pun kelompok yang menganggu pembangunan di Papua. ”Pembangunan ini untuk mensejahterakan masyarakat Papua,” ujarnya.

Dia menegaskan, Papua merupakan bagian dari NKRI. Hal itu merupakan keputusan yang bersifat final. ”Papua adalah NKRI dan NKRI adalah Papua,” jelasnya.

Polri memastikan akan menindak siapapu yang menganggu pembangunan di Papua. Polri dan TNI melaksanakan tugas dan kewajibannya secara optimal. ”Menuntaskan segala tugasnya di Papua,” papar jenderal berbintang satu tersebut.

Satgas Nemangkawi terus berupaya untuk mengejar KKB. Jumlah anggota KKB diprediksi mencapai 150 orang yang merupakan gabungan dari beberapa kelompok. Satgas gabungan TNI dan Polri ini sudah mulai menunjukkan hasil dengan menangkap dan melumpuhkan sejumlah angota KKB. (idr/JPG)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

11 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

12 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

12 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

13 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

13 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

14 hours ago