Categories: BERITA UTAMA

Khawatir Dikalahkan Jakarta

Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Mamberamo Raya, dimana masyarakat adat kini terpaksa mengamankan wilayahnya sendiri karena muncul informasi ada tim yang sedang menuju ke Mamberamo Raya untuk mengubah perolehan hasil suara.

“Jangan main-main dengan suara rakyat. Kalau masyarakat marah, yang rugi kita semua. Mereka sangat antusias memberikan suaranya jadi itu sebuah amanah yang harus dijaga,” tegasnya.

BTM mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mengawal jalannya proses demokrasi hingga selesai. Ia juga meminta Bawaslu untuk bersikap proaktif dan tidak tunduk pada tekanan pihak manapun. “Bawaslu harus bekerja maksimal. Jangan jadi alat pihak tertentu. Harapan rakyat Papua besar di PSU ini. Jangan kecewakan mereka. Saya juga berharap ini PSU terakhir,” pungkasnya.

Sementara hingga kini kubu di Jl Jeruk Nipis kediaman BTM nampaknya belum mengumumkan hasil quick count PSU berbeda dengan kubu MDF di Swisbell Hotel yang terus mengupdate setiap waktu. “Kami tidak gegabah menyampaikan hasil quick count. Pengumuman akan kami lakukan jika data yang masuk ke tim tabulasi sudah mencapai minimal 50 persen,” ujar Jubir BTM-CK, Marchel Morin.

Morin juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu yang telah bekerja secara maksimal. Namun Morin menyoroti adanya beberapa kejadian dan ia meminta penyelenggara pemilu di tingkat distrik bekerja profesional. Morin meminta Bawaslu proaktif mengawal jalannya pleno tingkat distrik guna meminimalisasi potensi pelanggaran yang dapat merugikan pihak tertentu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi proses rekapitulasi suara, mulai dari tingkat distrik hingga ke KPU. Jika ditemukan kecurangan oleh pihak penyelenggara, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada Bawaslu.

Terkait hasil sementara quick count, Morin menyebutkan tren perolehan suara BTM-CK menunjukkan hasil positif. Ia juga menyampaikan bahwa data quick count yang dirilis oleh lembaga Poltracking Indonesia sejauh ini hampir selaras dengan hasil tabulasi internal tim BTM-CK.

Di sisi lain, tim BTM-CK juga menemukan adanya kekerasan terhadap anggota tim pemenangan di lapangan. Salah satu insiden disebut terjadi di Kampung Yoka, di mana seorang anggotanya mengalami kekerasan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Ini tentu menjadi catatan serius bagi kami juga,” tutupnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta JayapuraPengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

1 day ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

1 day ago

Masyarakat Tak Perlu Panik

Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…

1 day ago

Propam Polres Jayawijaya Laksanalan Gaktiplin Usai Apel Pagi

Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…

1 day ago

Pelaku Penembakan Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka

Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…

1 day ago

ASN Yalimo Diminta Kembali ke Daerah Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…

2 days ago