Categories: BERITA UTAMA

Lagi, Satu Penyuplai Amunisi ke KKB Ditangkap

JAYAPURA – Keberhasilan Satgas Operasi Damai Cartenz-dalam memutus mata rantai penyuplai amunisi bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berulang. Kali ini  seorang pemuda berinisia MR(34) diamankan di Nabire, Papua Tengah. Penangkapan dilakukan di Jalan Merdeka, Karang Mulya, Nabire pada Jumat, (25/10) sekira pukul 08.58 WIT.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa MR ditangkap setelah timnya melakukan pengembangan kasus yang sebelumnya melibatkan pelaku lain yakni OB.

“Pada hari Jumat, pukul 08.58 WIT, tim kami menangkap MR yang berperan sebagai pemasok senjata dan amunisi untuk KKB di Nabire. Ini merupakan hasil kerja keras dan penyelidikan intensif yang telah kami lakukan,” ungkap Brigjen  Faizal Selasa (5/11).

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Bayu Suseno menjelaskan pengakuan OB, ada peran MR dalam pendistribusian amunisi ini.

“Berdasarkan pemeriksaan  OB, yang bersangkitan mengakui keterlibatannya dalam transaksi senjata di Biak Numfor dan Nabire sepanjang tahun 2023 hingga 2024. Tim kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengidentifikasi MR sebagai pelaku pemasok,” jelas Bayu.

Dijelaskan  bahwa hasil pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku mengakui telah melakukan berbagai transaksi senjata dan amunisi selama dua tahun terakhir diantara  satu pucuk Pistol Revolver Rakitan beserta 1 butir peluru rakitan dengan harga Rp 20 juta pada tahun 2023, kedua, satu pucuk Pistol Revolver peninggalan beserta 5 butir peluru rakitan dengan harga Rp 4 juta pada tahun 2023,  ketiga, satu pucuk Pistol Nambu dengan harga Rp 12 juta pada tahun 2023, keempat, dua pucuk Senjata Nippon dengan harga Rp 75 juta pada tahun 2023, kelima, satu pucuk Senjata Thompson dengan harga Rp 30 juta pada tahun 2023, keenam, enam butir amunisi revolver dengan harga Rp 100 ribu perbutir pada tahun 2023, ketujuh, 10 butir amunisi Nippon dengan harga Rp 50 ribu perbutir pada tahun 2023, delapan, amunisi cal. 7.62 sebanyak 250 butir dengan harga Rp 150 ribu perbutir pada bulan Juni/Juli 2024 dan Amunisi cal. 5.56 sebanyak 105 butir pada bulan september 2024.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dari Kopra hingga Udang Laut, Sarmi Diproyeksi Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…

17 minutes ago

Polda Papua Mulai Mitigasi Konflik Horizontal di Woma

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…

1 hour ago

Penanganan Kasus BBM Subsidi oleh Gapoktan Dipertanyakan

‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…

2 hours ago

Berkas Lengkap, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak Dilimpahkan ke Jaksa

Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…

3 hours ago

Bulan Ini, Pelanggan PDAM Tanah Miring dan Semangga Mulai Bayar

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…

4 hours ago

Aliansi Petani di Merauke Ancam Akan Gelar Aksi Demo Besar-Besaran

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…

5 hours ago