Categories: BERITA UTAMA

Empat Wartawan Diintimidasi dan Dianiaya, Kapolres Minta Maaf

Setelah puluhan pendemo diangkat polisi, lanjut dia, Ia mulai ikut dari belakang sampai di Polres Nabire dan sesampainya di sana, polisi tahan ambil id cardnya dan lihat lalu mereka bilang; “kau tidak boleh liput dan kau keluar dari tempat ini. Kau cepat keluar tidak perlu kau liput,” ucap polisi.

Ia mengaku sangat  kecewa dengan tindakan aparat polisi Polres Nabire yang melarang wartawan untuk meliput aksi demontrasi.

“Padahal, saya menjalankan tugas sesuai dengan perintah UU Pers. Saya menilai polisi gagal paham terkait aturan UU Pers dan pilisi melanggar UU tentang HAM, di mana hak bergerak dan bereaksi itu dihadang dan dilarang sejumlah anggota pilisi Polres Nabire,” katanya.

Ia bahkan mempertanyakan sebenarnya ada apa sehingga polisi melarang wartawan untuk meliput aksi demontrasi di Nabire.  “Posisi takut ketahuan perbuatan dan tindakan kekerasannya diketahui dipublik sehingga polisi larang wartawan liput,” katanya.

Sementara Melkianus Dogopia Pimpinan redaksi tadahnews.com juga membeberkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Polisi saat meliput aksi demonstrasi.

Pukul, 12.30 WP, dirinya hendak masuk di titik kumpul Jepara 2, situasi di situ sudah diblokade kepolisian. Dan, terbagi antara massa aksi di bagian arah gunung Wadio, sementara di bagian perempatan depan hotel Jepara 2 dipenuhi dengan kepolisian. Ada truk Dalmas, dan ada mobil watercanon.

“Saya bertemu dengan seorang polisi, namanya tertutup jas lantas, menahan saya. Dia bilang kembali, balik. Di sini sudah tidak bisa lewat. Mau bikin apa, pulang ke rumah,” kata polisi bicaranya keras depan Melkianus Dogopia.

Meskipun Dogopia menunjukkan kartu pers, dan surat tugas, polisi itu tetap menyuruhnya  balik. “Situasi sudah berubah menjadi kriminal jadi, kamu balik saja, tidak ada ambil-ambil berita di sini,” teriakan satu anggota polisi diantara rombongan mereka.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Lokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan PendataanLokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan Pendataan

Lokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan Pendataan

Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…

23 hours ago

Zakat Fitrah 1447 H di Kab. Jayapura Sebesar Rp 50 Ribu, Atau 2,5 Kg Beras

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…

23 hours ago

Korban yang Disiram Bensin Akhirnya Tewas

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…

24 hours ago

DLH Kab. Jayapura Segera Pangkas Dahan Pohon yang Rimbun

Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…

1 day ago

Tak Hanya Kepala Daerah, Rumah Sakit Juga Diperingatkan Gubernur

Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…

1 day ago

DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan BEI Papua Bahas Perluasan Akses Pasar Modal

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…

1 day ago