Categories: BERITA UTAMA

Masih Menolak Meski Belum Ada Instruksi Pelaksanaan

Diapun mengatakan progam ini tidak serta merta dilaksanakan, namun perlu dikaji secara mendalam. Sehingga tidak menimbulkan berbagai persoalan, apalagi merugikan masyarakat Papua. “Program ini harus dikaji apakah kehadiran transmigran ini membawa dampa bagi masyarakat Papua, atau justru berdampak pada kehidupan masyarakat setempat, jadi perlu dikaji dulu,” tuturnya.

Aksi yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIT itu dikawal ketat aparat gabungan TNI/polri. “Ada sekitar 250 personel kita siapkan kawal aksi ini,” kata Kapolresta Jayapura Kota Viktor Mackbone di lokasi. Aksi tersebut mendapatkan izin resmi dari Polresta Kota Jayapura dengan lokasi Lingkaran Abepura. Sudah sejak minggu lalu BEM ini ajukan izin aksi penolakan transmigrasi, kami izinkan dengan lokasi di Lingkaran Abepura,” tuturnya.

Bersyukur lanjut Viktor massa tidak melakukan anarkis, sehingga pihaknya memberikan ruang kepada mereka untuk melakukan aksi sampai sore.”Kita bersyukur karena aksi ini berjalan kondusif, aktifitas masyarakat juga berjalan normal,” tuturnya. Sementara pantauan Cenderawasih Pos, setelah audiens dengan membaca pernyataan sikap di hadapan DPRP, masa aksi kemudian membubarkan diri sekitar pukul 14.30 WIT, situasipun terpantau kondusif.

Sementara demo ini mendapatkan perhatian anggota DPRP yang baru dilantik. Puluhan anggota  dipimpin Wakil Ketua Sementara DPR Papua, Herlin Beatrix Monim turun ke lokasi. Herlin menyampaikan akan meneruskan aspirasi kepada pemerintah pusat baik itu DPD RI maupun DPD RI. Herlin menegaskan, pihaknya akan menyelesaikan permasalah tersebut sesuai dengan tugas dan kewenangan DPR Papua.

“Aspirasi ini akan kita teruskan ke pemerintahan pusat dan pemerintah pusatlah yang mengambil keputusan,” tambahnya.

Dari aksi itu ada delapan aspirasi yang dibacakan oleh koordinator lapangan Maksi You  yaitu pertama, pemerintah segera hentikan pengiriman transmigrasi ke Papua, kedua, negara segera menghentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tarik PSN dari tanah Merauke dan seluruh tanah Papua, ketiga, pemerintah pusat hentikan klaiman atas tanah adat, keempat aliansi BEM se-Kota Jayapura menolak program transmigrasi di seluruh 6 provinsi di Tanah Papua, kelima, segara segera berikan pendidikan, kesehatan, ekonomi dengan layak bagi Orang Asli Papua, keenam hentikan eksploitasi sumber daya alam di Papua, ketujuh pemerintah pusat segera berikan hak keputusan kolektif kepada rakyat sesuai undang-undang Otsus yang berlaku dan kedelapan, jika tidak tidak menanggapi, BEM se-Kota Jayapura kembali melakukan aksi. (rel/kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPMKogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

2 days ago

Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…

2 days ago

Bupati Keerom: Perlunya Juknis Penggunaan Dana Otsus

Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…

2 days ago

Masyarakat Adat Diminta Dilibatkan dalam Saham PT PDM

Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…

2 days ago

Pemkab Jayapura Pastikan Hewan Kurban Sudah Layak Dijual

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…

2 days ago

Gubernur: Otsus Harus Benar-Benar Dirasakan Masyarakat Papua

Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…

2 days ago