Categories: BERITA UTAMA

Masih Menolak Meski Belum Ada Instruksi Pelaksanaan

JAYAPURA-Program Transmigrasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Menterinya Iftitah Sulaiman Suryanegara terus mendapatkan penolakan. Senin (4/11) kemarin giliran Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Jayapura, Provinsi Papua, melakukan aksi demontrasi penolakan terhadap program tersebut.

Melalui pernyataan sikap, yang dibacakan Koordinator Lapangan (Korlab) Umum, Maksi You, menegaskan bahwa program itu digagas untuk kepentingan elit politik Jakarta. Pasalnya sebelum wacana transmigrasi ini muncul sudah lebih dulu negara mengagas Proyek Strategis Nasional (PSN) salah satunya pembukaan lahan persawaahan di Merauke, Papua Selatan.

Setelah program itu mulai berjalan, kemudian munculah program transmigrasi. Ini tentunya akan berdampak pada kehidupan masyarakat adat Papua dimana masyarakat adat akan kehilangan tanah, hutan, air serta sumber daya.

“Kami menilai porgam ini digagas untuk kelancaran investasi dan eksploitasi untuk mengamankan investasi orang dari luar,” ujarnya.

Dikatakan jika negara betul-betul ingin memperhatikan pembangunan manusia Papua, maka perhatikan  masalah-masalah yang ada saat ini, seperti pendidikan, kesehatan ekonomi dan lainnya. Bukan justru memperhatikan masalah kepadatan penduduk di Pulau Jawa, lalu masyarakat ini dibuang ke Papua, yang tentunya akan membawa dampak yang sangat buruk bagi Orang Asli Papua (OAP).

Dimana OAP akan semakin tersingkirkan, sementara non OAP akan semakin bertumbuh subur, dengan menguasai seluruh pola pembangunan di Tanah Papua. Atas kondisi ini pihaknya mendesak Prabowo menghentikan wacana program transmigrasi ke Papua sebab Papua bukan tanah kosong.

“Kami aliansi BEM Se-Kota Jayapura menolak program transmigrasi di seluruh 6 provinsi di tanah Papua,” tegasnya.  Pernyataan sikap ini telah disampikan kepada anggota DPRP Papua melalui Wakil Ketua sementara DPRP Beatrix Monim. Ia mengaku pernyataan sikap dari BEM Se-Jayapura ini akan disampailan kepada pemerintah pusat. Nanti kami akan rapat dulu secara internal, hasil rapat itulah uang akan kami sampaikan kepemerintah pusat, tentu menyampaikan aspirasi teman teman mahasiswa ini,” ujarnya kepada awak media usai menemui masa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KNPI Harus Bangkit dengan Semangat Kemerdekaan

  Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…

33 minutes ago

Tugu Pendidikan Abepura Dipercantik

   Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…

2 hours ago

Prihatin Gempa di NTT, Wali Kota Ajak Warga Beri Dukungan Doa

   Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…

3 hours ago

Bikin Rusuh, BEM Uncen Ancam Blokade Kampus

   Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…

4 hours ago

Jayapura Fair Libatkan 80 Persen UMKM Lokal

  Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…

5 hours ago

Persipura Akan Hadapi Garudayaksa FC

Tim Persipura Jayapura kembali menjadwalkan laga ujicoba untuk mengukur kemampuan Boaz Solossa dan kawan-kawan selama…

6 hours ago