

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua terus mengoptimalkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hingga akhir Juli 2026, realisasi anggaran telah mencapai 36 persen dari total APBD sekitar Rp2,1 triliun. Ditargetkan realisasi anggaran dapat meningkat hingga mendekati 50 persen pada Agustus melalui percepatan pelaksanaan program dan penyelesaian administrasi keuangan.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut secara nominal telah mendekati Rp1 triliun. Meski demikian, jika dibandingkan dengan tahapan pelaksanaan anggaran pada pertengahan tahun, capaian tersebut masih perlu terus ditingkatkan.
“Sampai dengan hari ini, dari dana kita Rp2,1 triliun, realisasinya 36 persen. Kalau bulan Juli, 36 persen kategori lambat, tetapi 36 persen ini hampir Rp1 triliun,” kata Christian, dalam arahannya saat memimpin apel gabungan di Kantor Otonom Kotaraja, Senin (3/8).
Menurutnya, terdapat dua faktor utama yang memengaruhi realisasi anggaran. Pertama, mekanisme keuangan dari pemerintah pusat, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak terhadap pelaksanaan program dan kegiatan di daerah. “Efisiensi ini membuat kita bermasalah,” katanya.
Faktor kedua berkaitan dengan percepatan penyelesaian administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mempercepat proses administrasi agar penyerapan anggaran dapat meningkat sesuai target. “Kita dorong supaya Agustus ini kita bisa bermain sampai dengan hampir 50 persen. Ini harus kita sama-sama genjot,” tegasnya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes, mengatakan pihaknya mendapat instruksi…
Dialog yang berlangsung di dalam Lapas membahas sejumlah isu strategis penyelenggaraan pemasyarakatan di Papua,…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya akuntabilitas…
"Puskesmas-puskesmas sudah siap melayani masyarakat yang ingin melakukan CKG namun hingga akhir bulan Juni…
Peristiwa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 5 Jayapura dan juga…
Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mamberamo membagikan seribu bibit tanaman secara gratis kepada masyarakat…