Christian juga mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah sumber pendapatan yang telah dimasukkan dalam perencanaan anggaran, namun hingga kini belum terealisasi sehingga turut memengaruhi capaian realisasi APBD. Salah satunya adalah alokasi dana yang bersumber dari PT Freeport Indonesia sebesar sekitar Rp37 miliar per tahun. Dana tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran Pemerintah Provinsi Papua, namun hingga dua tahun terakhir belum juga terealisasi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua juga masih menunggu penyaluran sisa lebih pembiayaan anggaran dari pemerintah pusat yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 miliar hingga Rp50 miliar. Belum diterimanya dana tersebut turut memberikan pengaruh terhadap realisasi anggaran daerah. “Kita punya sisa lebih pembiayaan anggaran dari pusat sekitar Rp40 atau Rp50 miliar, itu belum masuk juga. Itu punya pengaruh besar sekali untuk kita,” pungkasnnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…
Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…