Menurutnya banyaknya dana desa yang bocor pemanfaatannya itu disebabkan karena program pendidikan di masyarakat dan aparat desa itu masih sangat rendah dan kurang diperhatikan. Apalagi pemanfaatan dana desa itu harus selaras dengan tujuan pembangunan desa secara nasional, regional maupun secara global.
“Proses pendidikan itu adalah proses pemberdayaan terhadap masyarakat dalam bidang pengelolaan dana desa dalam bidang pertanian, peternakan dan lain-lainnya. Pendidikan itu harus dilakukan terutama pendidikan di luar sekolah,”ujarnya.
Lanjut dia, jika benar-benar melihat faktanya pengelolaan dana desa di sejumlah Kampung saat ini masih belum tepat dalam pertanggungjawabannya. Baik dalam penggunaan, realisasi penggunaan maupun dalam evaluasinya. Jadi bagaimana dana desa itu diterima, dilakukan kegiatan pembangunan dan bagaimana evaluasi dana desa itu sangat lemah.
“Lemah karena latar belakang pendidikan yang rendah, ekonominya rendah dan semuanya rendah. Sehingga bagaimana kita mengharapkan kualitas sumber daya manusia untuk mempertanggungjawabkan uang negara yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” sindirnya.
Karena itu penting adanya desa percontohan, karena harus bisa melihat desa-desa mana yang tertinggal. Karena itu penting memiliki desa yang punya kriteria. Artinya desa yang sangat tertinggal tetapi punya potensi, misalnya ada desa yang punya potensi tetapi tidak bisa dikembangkan. Ada masyarakat petani yang punya potensi tinggi tetapi tidak punya kemampuan untuk mengembangkan itu secara infrastruktur yang lengkap.
“Jadi kriteria-kriteria masyarakat desa itu ada tetapi yang penting kita kita di Papua harus ada satu desa percontohan. Yang percontohan terutama mulai dari desa yang ada dekat dengan kota, di antara kota dan daerah terpencil dan di daerah yang benar-benar terpencil. Tiga kriteria itu yang harus penting karena apa, untuk membangun kondisi masyarakat desa yang mengalami dimensi yang tadi itu,”pungkasnya.(roy/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…
Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…