“Karena terdesak akhirnya anggota Babinsa membela diri dan terjadi aksi massa,” tambahnya. Setelah itu barulah terjadi aksi massa dimana ada 8 rumah yang dibakar termasuk rumah milik Babinsa tersebut dan juga Pospol dan Balai Desa.
“Saat ini sudah kondusif namun ada beberapa tuntutan mulai dari tanah yang ditempati warga transmigrasi ini diganti oleh pemerintah, kedua agar masyarakat yang ingin masuk TNI bisa diterima menjadi anggota TNI. Untuk itu nanti akan dibantu,” tambahnya.
Chandra menambahkan bahwa lokasi pemukulan dilakukan di depan kediaman Babinsa dan keduanya merupakan warga dilokasi kejadian. “Anggota Babinsa telah dirawat dan akan diperiksa yang jelas ia membela diri karena dikeroyok hingga ada yang luka,” tutup Chandra. (dil/ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…