“Karena terdesak akhirnya anggota Babinsa membela diri dan terjadi aksi massa,” tambahnya. Setelah itu barulah terjadi aksi massa dimana ada 8 rumah yang dibakar termasuk rumah milik Babinsa tersebut dan juga Pospol dan Balai Desa.
“Saat ini sudah kondusif namun ada beberapa tuntutan mulai dari tanah yang ditempati warga transmigrasi ini diganti oleh pemerintah, kedua agar masyarakat yang ingin masuk TNI bisa diterima menjadi anggota TNI. Untuk itu nanti akan dibantu,” tambahnya.
Chandra menambahkan bahwa lokasi pemukulan dilakukan di depan kediaman Babinsa dan keduanya merupakan warga dilokasi kejadian. “Anggota Babinsa telah dirawat dan akan diperiksa yang jelas ia membela diri karena dikeroyok hingga ada yang luka,” tutup Chandra. (dil/ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Usai berbuka puasa dan salat Magrib berjamaah, gubernur melanjutkan salat Isya dan salat tarawih di…
Sekretaris Jenderal KAMPAK Papua, Johan Rumkorem, meminta aparat kepolisian, khususnya Polda Papua, untuk menindaklanjuti laporan…
Menurutnya, hingga kini belum ada penjelasan rinci dan terbuka kepada publik mengenai aliran serta peruntukan…
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap upaya diplomasi luar negeri Indonesia benar-benar memberikan kontribusi…
"Rentetan eskalasi ini turut memicu kerawanan sosial di dalam negeri, ditandai dengan penetapan status siaga…
Kekayaan sejati bukan hanya tentang memiliki banyak harta, melainkan tentang kecukupan hidup yang menghadirkan ketenangan…