“Karena terdesak akhirnya anggota Babinsa membela diri dan terjadi aksi massa,” tambahnya. Setelah itu barulah terjadi aksi massa dimana ada 8 rumah yang dibakar termasuk rumah milik Babinsa tersebut dan juga Pospol dan Balai Desa.
“Saat ini sudah kondusif namun ada beberapa tuntutan mulai dari tanah yang ditempati warga transmigrasi ini diganti oleh pemerintah, kedua agar masyarakat yang ingin masuk TNI bisa diterima menjadi anggota TNI. Untuk itu nanti akan dibantu,” tambahnya.
Chandra menambahkan bahwa lokasi pemukulan dilakukan di depan kediaman Babinsa dan keduanya merupakan warga dilokasi kejadian. “Anggota Babinsa telah dirawat dan akan diperiksa yang jelas ia membela diri karena dikeroyok hingga ada yang luka,” tutup Chandra. (dil/ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wakil Mentri PUPR Diana Kusumastuti saat melakukan kunjungan kerja melihat lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua…
Plt Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan data masyarakat miskin yang ada di Jayawijaya…
Namun, KPAI juga menekankan pentingnya strategi lanjutan agar kebijakan ini tidak mengabaikan hak anak atas…
Apresiasi penghargaan pemerintah daerah terbaik itu disampaikan atau diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direkturat Jenderal…
Aulia melanjutkan, salah satu upaya TNI dalam memperkuat pertahanan negara yakni menggelar apel rutin untuk…
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/2025 tentang Penganugerahan Tanda…