

Sejumlah kendaraan roda empat yang di parkir dirusak massa. Selain roda empat, banyak kendaraan roda dua yang juga dirusak serta hilang, Selasa (2/1) kemarin. (FOTO:Priyadi/cepos)
SENTANI-Warga Kampung Karya Bumi Besum, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, yang mengungsi telah mendapatkan bantuan bahan makanan dari BPBD Kabupaten Jayapura. Sebanyak 501 jiwa yang terdiri dari ibu-ibu, anak anak, lansia, serta perempuan diungsikan ke Distrik Nimbokrang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura Jan W.Rumere mengatakan, dari data sementara untuk pengungsi dari warga Kampung Karya Bumi di Distrik Nimbokrang ada 501 jiwa, mereka sudah diberikan bantuan sembako seperti Indomie, beras dan lainnya untuk bisa di masak dan nanti akan dibantu lagi sambil melihat persediaan stok yang ada.
“Kami sudah berikan bantuan Sembako untuk warga Kampung Karya Bumi Besum yang diungsikan ke Nimbokrang sehingga mereka tetap terjamin makannya, dan kita terus lakukan komunikasi, koordinasi dengan Kadistrik Nimbokrang sehingga warga tidak susah juga,”ungkapnya, Selasa(2/1/2024)
Jan belum bisa memastikan berapa jumlah pasti warga yang mengungsi, karena diakui masih ada yang belum terdata, sehingga jika ada laporan warga yang belum dapat, bisa diinformasikan ke BPBD Kabupaten Jayapura.
Ia berharap situasi di besum bisa kembali normal tidak ada konflik lagi dan warga bisa beraktivitas seperti biasa.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…