Sementara itu, Danrem 172/PWJ Brigjen TNI Dedi Hardono mengatakan, situasi saat ini di Kampung Karya Bumi Besum sudah berangsur membaik dan pemakaman jenazah sudah dilakukan.
Danrem berharap kondisi bisa kembali kondusif dan apa yang menjadi tuntutan keluarga almarhum yakni proses hukum akan dilakukan TNI.
Menurutnya saat Polisi Militer bersama Polres melakukan olah TKP untuk melakukan proses hukum. Dia meminta untuk mempercayakan Polisi Militer untuk mengawal proses tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.
Di tempat terpisah, Pejabat Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Chandra menyampaikan kejadian ini bermula saat pelaku yang berstatus Babinsa yang juga anggota Kodim hendak pulang ke rumah kemudian dihadang orang mabuk yang salah satu diantaranya adalah korban (Daud Bano) .
Awalnya pelaku sudah mengingatkan kepada mereka yang mabuk untuk segera pulang namun ternyata masih menyerang anggota Babinsa tadi.
“Anggotanya masih menggunakan pakaian dinas dan dihentikan kemudian terjadi ribut-ribut kemudian anggota Babinsa ini sempat dikeroyok,” kata Chandra. Pengeroyokan ini terjadi setelah tak lama beberapa teman korban datang dan disitulah pengeroyokan dilakukan.
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…