Categories: BERITA UTAMA

Belum Ada Survei Anggaran Program Makan Siang Gratis di Papua

JAYAPURA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Christian Sohilait mengaku hingga kini pihaknya belum dihubungi terkait dengan survei kebutuhan anggaran program makan siang gratis yang menjadi program unggulan Presiden terpilih Prabowo-Gibran.

  “Hingga kini mereka belum menghubungi kita terkait apakah Papua atau Kota Jayapura masuk dalam survei menu tersebut,” kata Christian yang juga sebagai Penjabat Wali kota Jayapura ini, Kamis (1/8).

  Meski belum dihubungi, namun Pj Wali Kota ini mengaku bahwa itu akan tetap menjadi program nasional. “Meski kita tidak masuk dalam daftar yang mungkin mereka akan lakukan survey, tapi pasti akan masuk, sebab dia jadi program nasional,” ujarnya.

  Menurut Christian, yang disurvei kemungkinan tiga hal, yaitu pertama anak sekolah yang tersebar di Papua berapa banyak, kedua mau diberikan menu makanan apa untuk peserta didik setiap hari dan siapa yang memasak.

  “Kemungkinan itu saja yang disurvei dan banyak yang sudah dilakukan di sini, saya pikir kita hanya menyesuikan saja, karena itu menjadi program nasional dan kami kota tetap siap,” kata Christian.

  Disinggung apakah anggaran Rp 14.900/porsi bisa layak untuk makanan bergizi ? Pj Walikota ini menyatakan dirinya tak bisa menilai hal itu.“Layak tidak layak tergantung menunya apa, makanannya berapa kali dan kekuatan makanan berapa banyak,” ujarnya.

  Sebelumnya, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka melakukan uji coba program makan bergizi gratis di SDN Sentul belum lama ini. Adapun menu yang disediakan yaitu nasi, ayam, sayur, hingga susu senilai Rp 14.900.

  Gibran mengatakan anggaran makan bergizi gratis senilai Rp 14.900 per orang sudah ideal. Dia menyebut dengan anggaran terbatas itu, pemerintah bisa menyediakan menu nasi, ayam, sayur, hingga susu.

  “Anggaran Rp 14.900 sudah cukup baik dan ideal. Sudah termasuk ayam, nasi, sayur, dan susu. Tidak ada yang dikurangi,” kata Gibran. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago