

Suasana sosialisasi peran IKD mendukung perce patan transformasi digital untuk pelayanan publik di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Kamis (1/8). (foto: WAHYU/CEPOS)
MIMIKA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika kini gencar mensosialisasikan identitas kependudukan digital (IKD). Dalam sebuah forum yang dinamakan Peran IKD mendukung percepatan transformasi digital untuk pelayanan publik, Disdukcapil Kabupaten Mimika menghadirkan 150 orang peserta perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi, pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA) serta sekolah menengah kejuruan (SMK).
Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setda Kabupaten Mimika, Septinus Timang, sekaligus membuka kegiatan. Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo menjelaskan bahwa ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk mengikuti penerapan terkait teknologi informasi dan komunikasi mengenai digitalisasi kependudukan.
Selain itu, untuk meningkatkan pemanfaatan digitalisasi kependudukan bagi penduduk, mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital dan mengamankan identitas kependudukan.
“Ini bagian dari mengawali langkah kita untuk melakukan kegiatan Dukcapil Go To School Insya Allah nanti setelah 17-an lah. Sehingga adik- adik ini yang hari ini sudah teredukasi bisa menyampaikan informasi ini kepada teman-temannya sehingga ketika kami datang sudah bisa maksimal hasilnya,” kata Slamet.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setda Kabupaten Mimika, Septinus Timang dalam sambutannya menyampaikan, Disdukcapil mini telah menjadi salah satu institusi yang sangat diandalkan masyarakat Indonesia.
Disdukcapil di mata Septinus mengemban tugas yang sangat esensial karena tak hanya sekedar lembaga administrasi kependudukan namun juga menjadi pilar yang menopang sistem kependudukan yang terstruktur dan efisien.
“Di era digitalisasi yang semakin maju, masyarakat Indonesia pun dituntut untuk semakin tahu dan mengenal kemajuan teknologi saat ini,” kata Septinus.
“Salah satunya adalah identitas kependudukan digital yang merupakan informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan do- kumen kependudukan dan data dalam aplikasi digital melalui aplikasi yang dapat diakses pada Smartphone,” tutupnya. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…