Categories: BERITA UTAMA

Tiba di Jakarta, Akan Temui Mendagri-Menkopolhukam

JAYAPURA – Forum Intelektual Muda Tabi-Saireri bersama tua tua adat yang tergabung dalam keondoafian Tabi-Saireri telah tiba di Jakarta. Tujuan mereka ke Jakarta untuk bertemu Mendagri membahas terkait hasil seleksi anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua periode 2023-2028.

Sebelumnya, puluhan orang yang terdiri dari para Ondoafi Tanah Tabi dan Saireri menolak secara tegas hasil seleksi anggota MRP Provinsi Papua periode 2023-2028. Penolakan tersebut karena tidak sesuai dengan Perdasi No. 5 tahun 2023 tentang tata cara pemilihan anggota MRP berdasarkan wilayah adat masing-masing suku keadaerahan.

“Posisi kami sudah berada di Jakarta untuk bertemu Mendagri menyampaikan aspirasi kami. Hanya saja Mendagri atau pun Wamendagri sedang berada di luar, sehingga kami sedang menunggu,” terang Ketua Forum Intelektual Muda Tabi-Saireri, Yulianus Dwaa saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (2/8).

Yulianus menyatakan, selain bertemu dengan Mendagri. Pihaknya juga akan menemui Menkopolhukam.

“Selain ketemu Mendagri, kami juga akan menemui Menkopolhukam sebagai penanggung  jawab politik dan keamanan negara. Karena ini bagian dari kebijakan politik dan pembangunan di Papua, khususnya provinsi Papua Induk,” ucapnya.

Yulianus juga mengaku jika mereka sudah menyampaikan audiensi untuk diterima oleh kepala BIN. Dalam rangka menyampaikan situasi dan kondisi Papua secara khusus Provinsi Papua induk.

“Setelah semua agenda kami selesai, kami akan balik ke Papua. Target kami jelas, yakni kembali dengan membawa pulang Pj Gubernur Papua sesuai dengan aspirasi yang sudah kami sampaikan sebelumnya,” kata Yulianus.

Sebelumnya, puluhan orang yang terdiri dari para Ondoafi Tanah Tabi dan Saireri menolak secara tegas hasil seleksi anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua periode 2023-2028.

Seruan penolakan disampaikan para kepala suku, ondoafi dan masyarakat adat di depan halaman Kantor Gubernur Papua, Kamis (27/7). Tidak hanya itu, mereka juga memasang spanduk di pelataran Kantor Gubernur dengan berbagai tulisan.

Para Ondoafi meminta Plh Gubernur Papua segera memperbaiki Surat Keputusan hasil seleksi anggota MRP sebelum pelantikan dilakuan. (fia/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUAMRP

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

5 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

7 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

8 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

10 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

11 hours ago