

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH dalam press conference bersama Kasat Narkoba AKP Alfrit B. Nadek, SH, Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggono, S.TK., MH dan Kapolsek Sentani Barat Ipda Yuliana Tecuari, SH mengungkapkan, berhasil membongkar kasus peredaran pil koplo berlogo Y. (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura berhasil membongkar kasus peredaran pil koplo berlogo Y.
Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH didampingi Kasat Narkoba AKP Alfrit B. Nadek, SH, Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggono, S.TK., MH dan Kapolsek Sentani Barat Ipda Yuliana Tecuari, SH saat press conference di aula Mapolres Jayapura, kemarin.
Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi yang diterima anggota di lapangan, DCP (20) berhasil diamankan bersama barang bukti 602 pil koplo berlogo Y di kediamannya di Pasar Baru Youtefa Abepura Kota pada hari Jumat 28 Juli 2023.
“DCP (20) mengaku menjual 1 butir pil seharga Rp 10.000, ia menjualnya di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura,” ungkapnya, Rabu (2/8)
Tidak hanya itu, setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan seseorang tersangka lagi berhasil di amankan Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura bersama barang bukti 80 butir pil koplo berlogo Y.
“AU (40) juga berhasil diamankan berdasarkan pengembangan pelaku DCP (20), jadi total keseluruhan ada 682 butir pil yang kami sita,”ujarnya.
Kedua tersangka saat ini tengah mendekam di sel tahanan Polres Jayapura untuk pemeriksaan dan proses lebih lanjut
“DCP (20) dan AU (40) terancam pasal 197 UU RI nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara dan denda paling banyak 15 miliar rupiah,” tutup Kapolres Jayapura.(dil/ary)
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…