Categories: BERITA UTAMA

Kontak Tembak di Nduga, Satu Prajurit TNI Tewas

JAYAPURA – Kekerasan bersenjata di daerah pegunungan kembali meminta korban. Seorang prajurit TNI bernama Pratu Hamdan tewas setelah tertembak oleh Kelompok bersenjata. Kelompok yang oleh TNI disebut sebagai Kelompok Separatis Teroris (KST) wilayah Nduga yang pimpinan Egianus Kogoya. Terkait informasi ini Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring selaku Dankolakops membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyatakan bahwa telah terjadi kontak tembak antara gerombolan KST dengan Prajurit Pos Yal Satgas Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad yang mengakibatkan 1 orang Prajurit TNI tertembak dan meninggal dunia. Ini terjadi di Pos Yal Distrik Yal Kabupaten Nduga, Senin (3/4) sekira pukul 09.40 WIT.  “1 orang Prajurit TNI bernama Pratu H tertembak Kejadian ini berlangsungdi Pos Yal Distrik, Yal Kabupaten Nduga, hari ini (Senin 3/4)” ujar Danrem melalui rillis tertulisnya, senin (2/4).

Dijelaskan bahwa saat ini prajurit Pos Yal Satgas Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad tengah bersiaga mengantisipasi aksi susulan dari pihak gerombolan KST. “Jenasah yang gugur sudah dievakuasi ke Timika untuk dilakukan pemulasaran Jenazah di RSUD Timika dan direncanakan besok (Selasa, 4 April) jenazah akan diterbangkan menuju keluarga di Kampung halamannya di Sumbawa,” jelas Danrem dalam pernyataannya, Senin sore.
Informasi lain menyebut bahwa kejadian ini berawal sekitar pukul 09.40 WIT, Pos Kotis Mbua menerima laporan dari Pos Yal bahwa telah terjadi penembakan oleh kelompok sipil bersenjata di Pos Yal. Dari penembakan tersebut ternyata ada seorang prajurit yakni Pratu Hamdan terkena. Korban disebutkan sedang melaksanakan penjagaan Pos Gapura 2 dan tertembak di bagian kepala.
Setelah penembakan ini sempat terjadi kontak tembak disekitar pos dan jika dilihat dari posisi luka korban diketahui arah tembakan diperkirakan dari bukit Pos Yigi yang berjarak sekitar 300-400 meter dan diduga penembbak menggunakan senjata api laras panjang. “Saat ini pasukan masih berjaga – jaga untuk mengantisipasi aksi susulan,” beber Danrem. (ade/rel)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

1 day ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

2 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

2 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

2 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

2 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

2 days ago