Categories: METROPOLIS

Jual Miras Siang Hari, Pelaku Ditindak

JAYAPURA-Meski Pemkot Jayapura dalam hal ini Wali Kota Jayapura telah mengeluarkan isntruksi terkait pembatasan penjulan minuman keras dan juga aktifitas hiburan malam, ternyata masih ada pelaku usaha yang melanggar aturan ini.

Terbukti, ada pelaku usaha di Distrik Muara Tami  kedapatan menjual minuman keras pada siang hari, di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah Kota Jayapura, Kamis (30/3) pekan kemarin.

Salah satunya, pemilik Toko Bintang Perkasa yang tertangkap basah menjual minuman keras ini pun langsung ditindak oleh Satpol PP Pemkot Jayapura. Tak hanya itu, sejumlah barang bukti miras yang dijual pun disita oleh petugas.

  Plh Satpol PP Kota Jayapura Sefnat mengungkapkan bahwa menindaklanjuti isntruksi Walikota no 4 tahun 2003 tentatang pembatasan aktifitas penjualan minuman keras dan hiburan malam selama Ramadan, pihaknya telah  melakukan patroli.

  “Tim Penegakan Perda PPNS dan Personel Satpol PP Kota Jayapura melakukan Patroli pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2023.”ungkapnya.

   Pada saat kegiatan tersebut, Tim Gakda Satpol PP Kota Jayapura Kota dari Mako Satpol PP Entrop Menuju Distrik Muara Tami untuk melakukan patroli pengawasan, pengamatan, penelitian pelanggaran Instruksi Walikota Jayapura Nomor 4 Tahun 2023.

  Setelah Tim Gakda tiba di Distrik Muara Tami langsung tim melakukan pengawasan, dari 7 toko yang dilakukan pengawasan, terdapat 1 (satu) pelaku usaha yang melakukan aktifitas dengan membuka samping toko/kios, tapat pukul 11:20, WIT.

   “Tim Gakda langsung sambangi dan mengecek situasi dalam toko tersebut dan Tim Gakda menemukan berbagai jenis minuman yang siap untuk diperdagangkan, dan pelaku usaha tersebut tidak menempel instruksi yang dibagi pada dinding toko/kios tersebut.”ungkapnya.

  “Tindakan yang Tim Gakda ambil adalah memanggil penjual/ penjaga toko tersebut untuk mengambil keterangan di TKP serta memeriksa surat-surat izin,”lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata terdapat beberapa izin yang sudah kedaluwarsa. Tim Gakda membuat  Surat Pernyataan dan Surat Tanda Terima Barang terhadap beberapa barang bukti minuman beralkohol serta memerintahkan agar  penjual/ pelaku usaha yang bersangkutan untuk menghadap ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

  “Adapun beberapa barang bukti yang diambil dari Toko Bintang Swakarsa 1. 5 Botol Wiskhy Robinson 650 Ml, 2. 5 Botol Vodka Robinson 250 Ml, 3. 5 Botol Vodka Ice Land 700 Ml, 5 Botol Wisky Drum 700 Ml,’’ungkapnya, kemarin.

   Untuk itu, dalam menjaga stabilitas keamanan, ketentraman, ketertiban dan kenyamanan di Kota Jayapura dalam menjalankan Ibadah Puasa dan Idul Fitri, maka terus dilakukan Patroli pengawasan karena masih ada oknum pelaku usaha yang secara sembunyi-sembunyi melakukan usaha serta penjual ilegal yang memanfaatkan kesempatan ketika toko-toko resmi tutup.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

8 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

9 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

13 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

13 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

20 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

21 hours ago