Categories: BERITA UTAMA

Akademisi Uncen: Presiden Punya Kelemahan Soal Komunikasi

Tidak perlu kepentingan para elit politik nasional, menjadi preferensi utama Presiden memutuskan suatu kebijakan. Kepentingan rakyat yang harus menjadi preferensi utama. “Orang-orang dekat Presiden, lagi-lagi keliru dalam memberikan nasehat kepada Presiden tentang ancaman oposisi dari Parlemen, yang harus ditiadakan demi memperkuat kekuasaan Presiden. Nasehat yang keliru, karena oposisi sesungguhnya adalah rakyat Indonesia,” tegas Yaung.

Dengan merangkul PDIP, dan menggemukan komposisi kabinet, Presiden terlihat mengutamakan kepentingan elit, untuk memperkuat posisi kekuasaan. Presiden ingin menghilangkan oposisi, agar terciptanya stabilitas sosial politik dan keamanan nasional. Namun semua usaha mengakomodir kepentingan elit, adalah upaya sia-sia menjaring angin. Tidak menjamin Jakarta dan Indonesia chaos dan terbakar.

Ketiga, Presiden Prabowo harus bisa segera memperbaiki hubungan komunikasi yang buruk dan terputus dengan menteri-menteri dan para pembantu Presiden lainnya. Presiden Prabowo harus melanjutkan tradisi rapat kabinet berkali-kali, per hari oleh Presiden Jokowi, untuk mendapatkan data dan informasi secara detail dan komprehensif tentang seluruh dinamika persoalan masyarakat, kebangsaan dan ketatanegaraan.

Menteri-menteri kabinet saat ini, dalam menjalan kebijakan mereka, sering kali tidak sinkron satu sama lain, saling beririsan kepentingan, dan dikoreksi terus kebijakan mereka oleh Presiden. Keadaan ini, kalau tidak dibereskan, akan menimbulkan rasa tidak hormat dan hilangnya loyalitas para menteri kepada Presiden Prabowo.

Maka tinggal menunggu waktu, penghianatan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo, akan terjadi. Kundeta sipil dengan menggunakan instrumen ” bara api dan rumput kering ” yakni ekonomi yang memburuk, PHK dimana-mana, pajak yang mencekik, kabinet dan DPR joget-jogetan, dan akumulasi kemarahan rakyat yang memuncak, akan terjadi dan Pemerintahan Presiden Prabowo – Gibran bisa digulingkan.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu TradisionalRatusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

14 hours ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

15 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

16 hours ago

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

17 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

18 hours ago

Kesiapan Peringatan HUT ke-81 RI di Keerom Capai 80 Persen, Panitia Gelar Berbagai Lomba

Deivy menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Keerom telah diawali dengan kegiatan pencanangan…

18 hours ago