“Ijinkan saya menutup surat terbuka ini dengan suatu kesimpulan bahwa kudeta sipil di beberapa negara, yang sukses menumbangkan rezim yang berkuasa, bermula dari kepala negara yang tidak kompeten membangun komunikasi yang baik dan efektif dengan orang-orang dekatnya dan dengan para menteri-menterinya,” wanti Dosen Fisip ini.
Filosofi kuda Troya dari mitologi Yunani, harus selalu menjadi pengingat Presiden Prabowo, agar jangan terlalu percaya diri dengan kekuasaan di tanganya saat ini. “Para menteri bisa menjadi ‘orang – orang di dalam kuda Troya’ yang bisa timbulkan kudeta sipil, jika komunikasi menjadi buruk dan terputus dengan mereka,” tutup Marinus Yaung. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun pada platform digital…
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…
Ia menegaskan, masuknya Injil ke Tanah Tabi menjadi tanda bahwa kasih Kristus terus hidup dan…
Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…
Kegiatan rohani yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi umat Kristiani untuk mengenang sejarah…
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…