

JAYAPURA – Masyarakat Kota Jayapura sempat dibuat panik setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status waspada hingga siaga pasca Gempa 8,7 di Rusia, Rabu (30/7).
Pasalnya, dalam prediksi BMKG, Gempa Bumi yang berpotensi Tsunami ini akan merambat ke sejumlah negara termasuk Indonesia termasuk Kota Jayapura. Bahkan ada yang memilih mengungsi lebih dulu. Dalam prediksi BMKG ini, dampak yang akan dirasakan sejumlah wilayah di Papua khususnya Kota Jayapura, akan terjadi kenaikan air laut 0,5 M.
Atas prediksi ini, akhirnya masyarakat diharapkan untuk menghindari aktivitas maupun yang tinggal di wilayah pesisir. Ketua tim kerja pengamatan geofisika BBMKG Wilayah V Jayapura, Danang Pamuji menjelaskan, masa berlaku peringatan dini tsunami akibat gempa di Kamchatka Rusia itu dinyatakan berakhir pada pukul 23.00 WIB.
Page: 1 2
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…