“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh Gempa Kamchatka mag:8.7 SR, Rabu (30/7) dinyatakan telah berakhir,” ujar Danang saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (31/7). Kata Danang, hasil monitoring terakhir BMKG, seluruh Marigram (Catatan Tsunami) di Indonesia termasuk 7 wilayah di Papua polanya sudah cenderung meramping dan mengecil gambaran energi sudah terdissipasi.
“Data dari titik-titik pemantauan telah memperlihatkan bahwa gelombang sudah mengecil secara signifikan,” ungkapnya. Hingga status siaga Tsunami ini dicabut, BMKG akui tidak ada Kejadian Luar Biasa (KLB) atas peristiwa tersebut. “Untuk saat ini belum ada informasi yang menonjol, semua baik-baik saja,” pungkasnya.
Dengan dicabutnya status siaga Tsunami ini, Danang Pamuji menyampaikan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. “Status dicabut, silakan masyarakat kembali beraktivitas. Hindari informasi hoaks yang bisa menambah kepanikan pasca tsunami di Rusia ini,” tutupnya.(kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…