Categories: BERITA UTAMA

Kasus Korupsi PON Dianggap Tebang Pilih

Kejati Papua Ditantang Seret Pelaku Lain

JAYAPURA – Kejaksaan Tinggi Papua belum juga menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Papua Tahun 2021. Meski ada beberapa nama yang kerap disebut oleh saksi namun hingga agenda penuntutan ternyata nama-nama tersebut tak kunjung dihadirkan. Padahal nama-nama yang disebut memegang peran penting karena memiliki kewenangan yang bisa memerintahkan alokasi anggaran.

Ketua DPC Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Jayapura dan Direktur Papua Anticorruption Investigation, Anthon Raharusun menantang Kejaksaan Tinggi Papua segera mengumumkan nama baru dalam kasus dugaan korupsi dana PON.

“Jika Kejaksaan Tinggi Papua tidak berani mengumumkan nama-nama (tersangka baru-red) sebelum putusan di pengadilan, maka ada indikasi bahwa Kejati tebang pilih dalam hal penegakan hukum,” tegas Anthon Raharusun saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (30/5).

Anthon pun menduga penanganan kasus dugaan korupsi dana PON sarat dengan kepentingan, serta adanya tebang pilih dalam kasus ini. Menurutnya, kasus ini sebatas untuk menjerat orang-orang yang bukan sebagai aktor utama.

“Jika modelnya seperti ini, semestinya para terdakwa yang saat ini disidangkan di pengadilan dibebaskan semua. Sehingga ada rasa keadilan, jangan tebang pilih dalam kasus korupsi,” tegasnya lagi.

Ia pun meminta Kejati Papua harus tegas, jangan sampai ada tuduhan bahwa sarat akan kepentingan. Dan semestinya semua pihak yang terlibat baik sebagai terdakwa maupun nama mereka disebut dalam persidangan, maka Kejati menindaklanjutinya dengan memanggil pihak terkait untuk dimintai klarifikasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago