Categories: METROPOLIS

Banyak Berkeliaran, Warga PNG Beri Pengaruh Buruk

Plt. Sekda: Perjanjian Internasional Perlu Ditinjau Ulang

JAYAPURA-Kota Jayapura belakangan ini makin marak dengan peredaran ganja. Sebagian besar ganja yang beredar di Kota Jayapura ini diselundupkan  dari warga Papua New Guinea (PNG)  yang banyak berada di Kota Jayapura dan memberi pengaruh buruk kepada genereasi muda di Papua, khususnya Kota Jayapura.

   Pemerintah Kota Jayapura melalui Plt. Sekda, Evert N Merauje menyarankan untuk perlu ditinjau kembali perjanjian Internasional dengan Negara Papua New Guinea  (PNG) untuk menyikapi maraknya warga PNG  yang berkeliaran di Kota Jayapura.

  Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menjelaskan bahwa kondisi di wilayah perbatasan perlu menjadi perhatian semua pihak. “Untuk mengawasi wilayah perbatasan ini bukan cuma tugas pemerintah kota saja, tetapi semua pihak harus satu jalan baik itu TNI, Pemkot sendiri juga pemerintah provinsi dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kampung Skouw, Rabu (28/5) lalu.

  Menurut Evert, longgarnya pengawasan dan fungsi kontrol di wilayah perbatasan RI-PNG ini harus menjadi catatan penting bagi semua pihak. “Seharusnya apa yang dilakukan oleh bapak Walikota beberapa waktu lalu, yang mendeportasi WNA PNG belasan orang seharusnya bisa menjadi gambaran bagi kita semua untuk melakukan penertiban dan juga pengawasan yang lebih ketat lagi di daerah perbatasan tersebut,” tuturnya.

   “Karena itu baru yang terlihat, saya rasa banyak yang tidak terlihat, dan buktinya warga PNG ini banyak yang berkeliaran di Kota Jayapura khususnya di daerah Skow dan Mosso umumnya di Distrik Muara Tami,” lanjutnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

2 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

4 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

6 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

7 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

8 hours ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

12 hours ago