Categories: BERITA UTAMA

Juha Bukan Satu-satunya Solusi

JAYAPURA – Tawaran aktivis asal Finlandia, Juha Christensen, untuk menjadi mediator konflik di Papua menuai beragam tanggapan. Setelah sebelumnya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) menyatakan penolakan sosok Juha karena justru telah dimasukkan dalam daftar orang yang dicari TPNPB, kini tanggapan lain disampaikan anggota DPR Papua, Alberth Meraudje.

Alberth menilai bahwa kehadiran pihak luar tidak akan memberi solusi bagi masalah Papua. Menurutnya, konflik yang terjadi selama ini dipicu karena kesenjangan sosial yang mendalam.  Masalah ekonomi yang rendah, sumber daya manusia yang sangat terbatas, kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan yang tidak kunjung membaik menjadi faktor utama ketidaksejahteraan masyarakat Papua.

“Ketidakadilan sosial ini melahirkan gerakan seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyerukan kemerdekaan.Sejak Papua bergabung dengan Indonesia pada 1961, kesejahteraan masyarakat Papua masih jauh dari harapan, meskipun daerah ini kaya akan sumber daya alam tapi kehidupan masyarakatnya masih memprihatinkan,” ujarnya Kamis (30/1).

Alberth juga menolak anggapan bahwa konflik Papua dapat diselesaikan dengan mediasi seperti yang dilakukan terhadap Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia menilai bahwa perbedaan ras dan etnis menjadi faktor yang membedakan konflik Papua dengan Aceh.

“Orang Papua identik dengan ras kulit hitam dan rambut keriting, berbeda dengan Aceh yang masih satu rumpun dengan mayoritas penduduk Indonesia. Inilah salah satu alasan mengapa Papua ingin merdeka,”  tegasnya.

Ia khawatir jika mediasi oleh pihak asing dilakukan, solusi yang ditawarkan justru berujung pada tuntutan kemerdekaan Papua. “Kalau sampai orang luar datang untuk mediasi, paling nanti ujung ujungnya minta Papua Merdeka lagi,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Materi LKPJ Harus Berbobot dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…

26 minutes ago

Kejar Target Serapan Anggaran, Bupati Mimika Segera Evaluasi Alotnya Proses Tender

Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…

55 minutes ago

IPM Kota Jayapura 2025 Meningkat, Angka Kemiskinan Juga Naik

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…

1 hour ago

Kemenkes Gandeng Enam Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi TBC dan Malaria

Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…

2 hours ago

Pendataan 2.500 Rumah Bantuan Pusat Dipercepat

emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…

2 hours ago

Di Marine Actions Expo 2026, Sejumlah Produk Wisata Bahari Biak Ditampilkan

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…

3 hours ago