

Siswa siswi SMAN I Merauke yang berjumlah 400 orang saat melakukan pelipatan surat suara presiden di Aula SMAN I Merauke, Senin (15/01/2024) (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Sebanyak 400 siswa SMAN I Merauke dilibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke untuk melakukan lipatan surat suara presiden dan wakil presiden di Aula SMAN I Merauke, Senin (15/01/2024).
Sebanyak 166.569 surat suara presiden dan wakil presiden ini dilipat oleh para pelajar kelas X dan XI tersebut. Lipat surat suara ini dibuka langsung Ketua KPU Merauke Rosina Kebubun disaksikan Sekda Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ndiken, Ketua KPU Provinsi Papua Selatan Theresia Mahuze, dan diawasi oleh Bawaslu Kabupaten Merauke dan Bawaslu Provinsi Papua Selatan dengan pengamanan kepolisian Resor Merauke.
Siswa yang melakukan pelipatan tersebut, sebelum masuk ke dalam ruangan Aula, seluruhnya melalui peneriksaan. Siswa hanya boleh membawa botol kecil sebagai alat bantu untuk melakukan pelipatan. Botol yang dibawa juga tidak boleh terisi air tapi harus benar-benar kosong dan kering.
Ketua KPU Provinsi Papua Selatan Theresia Mahuze menjelaskan bahwa surat suara presiden dan wakil presiden yang dilipat tersebut sebanyak 166.569 lembar. Jumlah ini sudah termasuk 2 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan.
“Ada juga 1.000 lembar surat suara yang disiapkan untuk PSU jika itu terjadi, tapi untuk 1.000 surat suara tersebut tidak dilipat, ” katanya.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…