

Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom, SH, M.Si (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA -Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak dari konflik lantaran selama penanganan tidak bisa turun langsung kelapangan karena beberapa hal teknis yang memang sangat mempengaruhi peran dan tugas sebagai wakil rakyat.
Wakil Ketua II DPRP Papua Pegunungan Terius Yigibalom SH, M.Si menyatakan pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf, karena dalam situasi ini kemarin, memang serba salah karena kondisi dalam sistem pengelolaan keuangan ini, lagi tidak baik-baik sehingga hampir semua pimpinan anggota DPR tidak turun.
“Kalau kami ada dalam beberapa rapat dan mediasi mungkin hanya bawa muka, tapi tidak bawa apa-apa, karena jujur saja itu memang lagi kas kosong, ini saya harus kasih tahu jujur, yang pasti kami DPR tidak turun karena itu,”ungkapnya Sabtu (30/5) kemarin
Teri mengaku pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur Papua Pegunungan untuk memberikan kebijakan, tapi karena kondisi kas kosong sehingga DPR tidak turun sampai ke masyarakat tapi memberikan kebijakan,
“Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Lanni Jaya, Yaukimo yang secara langsung turun langsung urus masyarakat, terutama memberikan bantuan bama kepada warga terdampak dan kepada keluarga duka, dan juga mengamankan situasi ini,”kata Mantan Ketua DPRK Lanny Jaya.
Page: 1 2
Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…
Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…