Categories: PILKADA 2024

Prediksi Timnas Indonesia vs Maroko, Kemenangan Harga Mati Melaju ke 16 Besar

Timnas Indonesia U-17 akan memainkan laga penentuan di Grup A Piala Dunia U-17 2023. Garuda Muda akan menghadapi Maroko pada laga terakhir penyisihan grup di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Kamis (16/11).

Indonesia baru mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan Grup A Piala Dunia U-17. Indonesia bermain imbang dengan skor 1-1 saat melawan Ekuador maupun Panama dalam laga Grup A.

Pelatih Timnas Indonesia U-17Bima Sakti, menyebutkan bahwa kondisi pemainnya cukup apik untuk melakoni pertandingan melawan Maroko.

Hal ini disampaikan Bima Sakti ketika memimpin latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pada Rabu (15/11).

“Kami sudah dua hari recovery, kemarin dan hari ini, alhamdulillah pemain sudah siap dan bersyukur tidak ada yang cedera. Siapapun yang dipercaya di laga tersebut, mereka akan tampil 100 persen demi mengamankan lolos ke fase gugur,” ujar Bima Sakti dilansir laman PSSI.

Dia juga mengingatkan para pemain untuk fokus sepanjang laga. Karena, Maroko memiliki beberapa pemain yang sudah membela klub Eropa.

Para pemain Maroko yang sudah bermain di Eropa, yaitu Adam Boufandar (Juventus), Naoufel El Hannach (PSG), Anas Alaoui (Eintracht Frankfurt), hingga Amine Ezzarhouni (Lille). Nama – nama tersebut tentu saja sudah biasa dengan situasi kompetitif Eropa.

“Kami melihat Maroko tim bagus, kami tidak boleh menganggap Maroko di bawah Ekuador atau Panama. Mereka semua sama. Yang pasti fokus sejak awal dan kurangi kesalahan sendiri, fokus dasar teknik bagaimana passing control,” kata Bima Sakti.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago