Categories: PILKADA 2024

Ada Deal-deal Dibalik Keterlambatan Pleno KPU ?

JAYAPURA – DPC Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Jayapura, mempertanyakan tiga daerah di Provinsi Papua yang plenonya belum selesai. Diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kepulauan Yapen.

Ketua DPC Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Jayapura, Anthon Raharusun, mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkewajiban segera menyelesaikan tugas yang dijalankan undang undang.

“Jika proses rekapitulasi dan pleno dinilai berjalan lambat, saya khawatir jangan sampai ada deal-deal jual beli suara. Karena banyak fakta yang terjadi dalam proses penghitungan suara atau pleno yang dilakukan,” ucap Raharusun kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/3) kemarin.

Raharusun menilai, Pemilu saat ini merupakam Pemilu yang bobrok sejak masa reformasi. Sehingga ia menduga keterlambatan Pleno di beberapa daerah termasuk Kota Jayapura lantaran permainan jual beli suara.

“Itu bukan rahasia lagi dan terjadi secara masif, saya harap jika ditemukan adanya pelanggaran maka Bawaslu maupun Gakumdu harus bertindak menangkap maupun menahan pihak pihak yang melakukan kecurangan dalam Pemilu,” tegasnya.

Dikatakan, pleno rekapitulasi suara segera diselesaikan. Sebab keterlambatan pleno bisa menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat.

“Karena ada fakta yang kita ketahui kerap para Caleg yang tidak lulus dalam Pemilu cenderung melakukan money politic untuk mendongkrak perolehan suara yang banyak,” kata Raharusun.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

1 day ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

2 days ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

2 days ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

2 days ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

2 days ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

2 days ago