

KAS KELILING: Seorang warga menunjukkan uang baru yang telah ditukarkan di layanan kas keliling BI di Gedung Negara Grahadi, Kamis (18/8). (Frizal/Jawa Pos)
JAKARTA-Demi penuhi kebutuhan Masyarakat akan penukaran uang tunai, Bank Indonesia menyiapkan ULE (Uang Layak Edar) Rp.197,6 trilliun rupiah pada momen Ramadhan dan lebaran tahun 2024 ini.
Jumlah Uang Layak Edar (ULE) yang disiapkan oleh Bank Indonesia pada momen Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2024 meningkat dibanding tahun 2023 lalu.
Kenaikan tersebut didasari atas berbagai pertimbangan. Seperti mobilitas Masyarakat selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi Masyarakat.
Demi kelancaran program tersebut, Bank Indonesia menggandeng Perusahaan perbankan untuk menyediakan titik-titik layanan penukaran uang tersebut yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Seluruh kegiatan peukaran uang tersebut dikemas dalam sebuah kegiatan yang bertajuk ‘SERAMBI’ Semarak Rupiah Ramadhan dan Idul Fitri 2024. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Bjak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah’.
Masyarakat dapat menukarkan uang di 4.264 bank umum yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, pihak Bank Indonesia juga menyediakan layanan kas keliling. Pada program tersebut masyarakat dapat melakukan penukaran uang di lokasi strategis seperti pasar tradisional maupun pasar modern.
Bank Indonesia juga menyediakan layanan penukaran uang di beberapa titik arus mudik seperti di rest area jalan tol, Pelabuhan, maupun stasiun yang dikemas dalam program ‘BI Peduli Mudik’ yang mulai dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 5 Maret 2024 mendatang.
Bank Indonesia bersama dengan lembaga perbankan juga melayani penukaran terpadu untuk wilayah DKI Jakarta di Istora Senayan pada tanggal 28 Maret hingga 31 Maret 2024 mendatang dan hal serupa juga akan dilakukan di luar DKI Jakarta dengan titik alun-alun dan stadion di masing-masing daerah.
Bagi Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang untuk kebutuhan lebaran dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (*)
Sumber: Jawapos
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…