

Komisioner KPU Jayawijaya Devisi Teknis Pelaksanaan Yoel Logo (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya memastikan jika hingga saat ini dana hibah dari Pemda Jayawijaya belum dicairkan pada KPU Jayawijaya, padahal saat ini tahapan pilkada Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya sudah mulai berjalan, oleh karena itu KPU Jayawijaya sementara menggunakan anggaran dari KPU Provinsi Papua pegunungan.
Komisioner KPU Jayawijaya Devisi Teknis Pelaksanaan Yoel Logo menyatakan saat ini KPU Jayawijaya sedang menjalankan tahapan Pemilukada dengan keadaan pincang, karena setiap tahapan yang dilakukan saat ini, seperti sosialisasi saat ini saja menggunakan anggaran dari KPU Provinsi Papua Pegunungan.
“ Sampai saat ini kami belum mendapatkan hibah dari Pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya sehingga apa yang dilakukan saat ini masih pincang,”ungkapnya saat ditemui di Hotel Baliem Pilamo Wamena Senin (6/3) kemarin
Menurutnya khusus untuk bicara anggaran dari hibah pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 93 Miliar untuk pemilihan bupati dan wakil Bupati Jayawijaya dan Gubernur Papua Pegunungan itu harus di realisasikan sejak tahun 2023 lalu senilai 40 persen dan ditahun 2024 ini 60 persen.
Page: 1 2
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan penangkapan tersebut merupakan bagian…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan Laporan…
Dalam rilis yang disampaikan Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, bersama tim gabungan Polda Papua…
Hiruk pikuk Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Jayapura. Tidak hanya ditandai dengan maraknya…
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh salah seorang warga, Oga Kiwo, kepada personel yang…
Dalam pelaksanaannya kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber, di antaranya Rektor Institut Agama Islam…