“Brimob hadir untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Kehadiran kami harus memberikan kesejukan. Kami ingin memastikan bahwa guru bisa mengajar dengan tenang, anak-anak bisa belajar dengan riang, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut,” ujar Kompol Umbu Sairo kepada Cenderawasih Pos melalui sambungan telepon, Senin malam (27/4).
Langkah ini menjadi bukti akuntabilitas Korps Brimob terhadap publik. Profesionalisme kepolisian kini ditunjukkan melalui empati, membuktikan bahwa penjagaan kedaulatan berjalan selaras dengan kepedulian sosial. Hingga laporan ini diturunkan, situasi keamanan di Kapiraya terpantau kondusif. Integrasi pengabdian di sektor pendidikan dan kesehatan ini berhasil memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri di wilayah perbatasan. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…