“Brimob hadir untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Kehadiran kami harus memberikan kesejukan. Kami ingin memastikan bahwa guru bisa mengajar dengan tenang, anak-anak bisa belajar dengan riang, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut,” ujar Kompol Umbu Sairo kepada Cenderawasih Pos melalui sambungan telepon, Senin malam (27/4).
Langkah ini menjadi bukti akuntabilitas Korps Brimob terhadap publik. Profesionalisme kepolisian kini ditunjukkan melalui empati, membuktikan bahwa penjagaan kedaulatan berjalan selaras dengan kepedulian sosial. Hingga laporan ini diturunkan, situasi keamanan di Kapiraya terpantau kondusif. Integrasi pengabdian di sektor pendidikan dan kesehatan ini berhasil memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri di wilayah perbatasan. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…