Categories: PATROLI

Dua Personel dan Seorang Tahanan Dapat Reward

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, saat memberikan penghargaan atau reward kepada dua orang personil dan satu orang tahanan di sela-sela kegiatan apel yang berlangsung di halaman Mapolres Jayapura, Jumat (24/5).( FOTO : Yewen/Cepos)


Berhasil Gagalkan Tahanan yang Ingin Melarikan Diri

SENTANI-Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon memberikan reward atau penghargaan kepada dua orang personel dan seorang tahanan Mapolsek Sentani Kota di sela-sela apel yang berlangsung di Mapolres Jayapura, Jumat (24/5).

Adapun dua personel yang mendapatkan reward atau penghargaan yaitu Aipda Ali Efrandi dan Brigpol Calvin Walkman, sementara seorang tahanan dari Mapolsek Sentani Kota yang mendapatkan reward adalah Senas Aruman alias Roby.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, mengungkapkan, pemberian reward ini adalah bentuk penghargaan kepada anggota Polsek Sentani Kota, karena bertindak cepat dalam merespon informasi yang diberikan oleh seorang tahanan Senas Aruman alias Roby yang saat itu masih berstatus tahanan, sehingga dua personel Polsek Sentani Kota dapat mengagalkan tahanan Fredik Thomas Bonay yang akan melarikan diri dengan cara membongkar plafon Rutan Mapolsek Sentani Kota.

“Kita memberikan penghargaan atau reward ini kepada kedua personel dan seorang tahanan, karena bertindak dengan cepat dan bisa memberikan informasi, sehingga dapat mengagalkan seorang tahanan yang hendak melarikan diri dengan cara membongkar plafon,” jelasnya kepada wartawan, usai memberikn reward kepada dua personel dan seorang tahanan di halaman Mapolres Jayapura, Jumat (24/5).

Selaku Kapolres Jayapura, Victor mengajak seluruh anggota untuk berpikir taktis sekalipun para anggota dengan pangkat terendah, berpikirlah taktis itu bukan hanya dimiliki oleh para perwira, semenjak para anggota dibentuk jadi anggota Polri sudah bisa mengambil keputusan.

“Tidak perlu melaporkan kepada komandan apabila pada saat itu rekan-rekan sudah dalam keadaan mendesak bagaimana bisa mengambil keputusan yang baik, rekan-rekan harus berlatih, harus menerima doktrin dan saya menjadi Kapolres bukan langsung begini, tapi berlatih dan menerima doktrin, sehingga saya mempunyai warna,”tuturnya.

Dia menyatakan, seorang anggota intel harus mempunyai skill secara personal, pengamatan personal adalah kemampuan untuk mengamati, melihat, mencium, merasakan, mendengar, itulah yang dinamakan intel personel yang memiliki skill, caranya yaitu dengan berlatih di lapangan. (bet/tho)

newsportal

Recent Posts

Jangan Hanya di Pusat Tapi Juga di Daerah

Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…

3 hours ago

TNI-Polri-Jaksa Diminta Introspeksi

Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…

4 hours ago

Minta Lebih dari Sekedar Kritik

Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…

7 hours ago

Proyek Ilegal, Masyarakat Adat Beberkan Bukti Citra Satelit

Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…

8 hours ago

Merawat Peradaban Suku yang Perlahan Hilang Ditelan Jaman

Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…

9 hours ago

Prabowo Akui Banyak Maling di Program MBG

Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…

10 hours ago