

Wakapolres Jayawijaya AKP Albertus Mabel, S.IK, M.AP saat memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat menggunakan bahasa ibu atau bahasa suku Hubula (Wamena) Rabu (8/4) di pasar Misi Distrik Wouma. (Denny/ Cepos)
WAMENA – Kepolisian Resor Jayawijaya terus mengintensifkan dan berinovasi patroli keamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Wamena. Kali ini imbauwan yang disampaikan tak hanya menggunakan bahasa Indonesia saja namun memakai 4 bahasan daerah sekaligus secara bergantian.
Wakapolres Jayawijaya, AKP Albertus Mabel, S.IK, M.AP mengatakan patroli tersebut dipimpin langsung olehnya dengan melibatkan sekitar 50 personel gabungan, terdiri dari satu regu Brimob serta personel Polres Jayawijaya, didampingi KBO Sat Binmas dan regu siaga serta juga melakukan pemeriksaan terhadap pembawaan senjata tajam.
“Patroli Kami lakukan di dua titik utama, yakni Pasar Wouma dan pertigaan Pikhe. Di Pasar Wouma, petugas tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga melaksanakan sweeping serta pengecekan terhadap masyarakat di sekitar lokasi.”ungkapnya Rabu (8/4) di Polres Jayawijaya.
Menurutnya, KRYD itu, Wakapolres Jayawijaya juga memberikan imbauwan kamtibmas kepada masyarakat dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Lani, Bahasa Yali, dan Bahasa Hubula . Langkah ini dilakukan agar pesan kamtibmas disampaikan dapat diterima secara luas oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Wamena, yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.”jelasnya
Polres Jayawijaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga Wamena agar tetap aman, damai, dan kondusif, dan juga pentingnya menjaga stabilitas keamanan demi mendukung kelancaran pelayanan pendidikan dan kesehatan, termasuk aktivitas sekolah serta layanan di kesehatan hingga ke wilayah distrik.
Page: 1 2
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…