

dr Aaron Rumainum (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum menyampaikan, terdapat 18 Kabupaten di Papua yang mengalami kekosongan stok Vaksin Covid-19.
Berdasarkan data satok vaksin per tanggal 4 Oktober 2022, daerah yang masih memiliki stok vaksin yakni Kabupaten Asmat, Biak Numfor, Deiyai, Jayapura, Keerom, Kepulauan Yapen, Mappi, Nabire, Sarmi, Tolikara dan Kota Jayapura.
“Tersisa sebanyak 3.714 vaksin plizer ED di 11 Kabupaten/kota di Papua,” kata dr Aaron saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (4/10)
Dikatakan dr Aaron, Dinas Kesehatan Provinsi pada 6 September lalu sudah bersurat ke pusat untuk pengiriman stok vaksin yang sudah mengalami kekosongan di gudang Dinkes Pemrov. Hanya saja, permintaan tersebut belum dipenuhi.
“Pusat susah mengirim jika stok vaksin masih ada di Papua, terlebih pusat bacanya di aplikasi SMILE Provinsi. Selama stok vaksin di aplikasi masih ada, maka kita susah minta stok vaksin,” ucapnya.
Disampaikan dr Aaron, jika permintaan stok vaksin mau dipenuhi pusat maka jalan satu satunya adalah mengkosongkan stok vaksin yang ada di aplikasi data milik kabupaten/kota.
“Yang bisa kosogkan aplikasi stok vaksin adalah di puskesmas dan kabupaten/kota,” pungkasnya. (fia/gin])
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…
Jika ketiga fungsi ini menurutnya berjalan beriringan, DPR akan menjadi mitra strategis yang tangguh bagi…
Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…
Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…
Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…