

Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin (foto:Karel/Cepos
JAYAPURA– Kapolda Papua, Irjen Polisi Patrige Renwarin, mengantisipasi gangguan keamanan oleh berbagai kelompok pada 2026 termasuk aksi kelompok bersenjata di sejumlah wilayah hukum Polda Papua.
“Memang benar diprediksi gangguan yang dilakukan mereka masih akan mewarnai keamanan terutama di Provinsi Papua Pegunungan.” ungkap Kapolda.
“Papua Pegunungan merupakan satu dari tiga provinsi yang berada di wilayah hukum Polda Papua yang memiliki delapan polres ,” sambungnya di Jayapura, Papua, Kamis (1/1).
Dikatakan, gangguan keamanan oleh kelompok bersenjata selama 2025 tercatat 104 kasus yang menyebabkan 94 orang meninggal termasuk 15 personel TNI-Polri. Jika dirata-rata, terjadi satu gangguan keamanan bersenjata tiap hampir tiga hari sekali, dengan korban jiwa hampir satu jiwa tiap kejadian.
Untuk meminimalisir gangguan keamanan itu, kata dia, mereka akan menggandeng pemda, DPRD serta para pihak dari wilayah itu dengan mengedepankan pendekatan manusiawi.
Page: 1 2
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…
Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…