Soal laporan intelejen kemungkinan adanya aksi demo seperti yang sudah terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia itu, Kapolres mengaku tidak ada dan berharap hal itu tidak terjadi meski menurutnya penyampaian aspirasi oleh setiap individu atau masyarakat dijamin undang-undang.
Yang terpenting dalam penyampaian aspirasi itu tidak anarkis dan melakukan pengrusakan fasiloitas umum apalagi melakukan pembakaran. ‘’Saudara-saudara kita yang mau menyampaikan aspirasi tidak dilarang UU asalkan itu disampaikan dengan cara-cara yang benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan,’’ tandasnya.
Kapolres menambahkan, dalam rapat koordinasi baik tingkat provinsi maupun kabupaten telah ditekankan kepada seluruh pejabat saat di depan publik untuk bertindak dan bertutur kata dengan menyadari etika-etika yang disampaikan kepada masyarakat agar tidak memancing atau menjadi pemicu masyarakat berpolemik atau ribut. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…