Menurut Kombes Fredrickus, sepanjang September 2025, Polresta Jayapura Kota telah menerima 16 laporan polisi terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Dari jumlah tersebut, satu kasus berhasil diungkap, sementara sisanya masih dalam proses penyelidikan tim opsnal.
“Dari 16 kasus itu, hanya dua yang disertai kekerasan, yakni penganiayaan dan perusakan kaca mobil. Selebihnya, modus pelaku adalah merampas atau menarik barang berharga milik korban,” jelasnya.
Kapolresta menegaskan, meskipun informasi yang disebarkan ini hoax, pihaknya tetap menanggapinya secara serius. Salah satunya dengan meningkatkan kegiatan patroli, baik siang maupun malam hari.
“Di jajaran Polresta sudah ada patroli estafet, teknisnya dengan membawa buku mutasi yang berisi catatan kegiatan patroli. Buku itu kemudian diserahkan dari polsek ke polsek hingga ke Polresta, begitu pula sebaliknya. Pelaksanaannya berlangsung dari malam hingga pagi hari,” bebernya.
Menurutnya, pengawasan ekstra sangat diperlukan guna mencegah terjadinya perilaku menyimpang yang dapat merugikan pelajar itu…
Persipura juga diuntungkan dalam laga ini, tuan rumah dipastikan tidak mendapatkan dukungan dari para suporter…
Menurut Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sembom serangan dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma di…
Coach RD sepertinya masih yakin dengan Matheus Silva, Arthur Vieira dan Takuya Matsunaga untuk mengisi…
‘’Penyebabnya apa? karena di bulan Januari sudah masuk penghujan di Papua Selatan kemudian ada daerah…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengatakan bahwa dua laga away ini sangat penting bagi mereka…