Categories: PARIWARA

Pemkot Jayapura Kembali Raih Opini WTP Untuk ke-12 Kalinya dari BPK RI

Pihaknya menilai bahwa untuk mempertahankan itu memang susah, namun Pemkot Jayapura dimana tim pengelolaan keuangan mereka di BPKAD dan Ispektoratnya berkerja sangat kompak dalam menjaga kualitas laporan keuangan yang dihasilkan.

“Jadi, Kepala keuanganya mereka ibu Dessy Wanggai cukup konsen dalam menyusun laporan keuangan yang benar dan rapih,”tambahnya.

Selain itu mereka juga bisa mengumpulkan bukti pendukung pertanggung jawaban yang mana juga dibantu oleh pihak Ispektorat. “Kolaborasi antara BPKAD dan Ispektorat Kota Jayapura ini sangat bagus dan sangat efektif,”ujar Agung.

Lanjut Agung memang ada beberapa catatan dari BPK, itu menyangkut aset daerah yang masih dikuasai oleh penjabat lama yang sudah pensiun atau pindah.

“Memang ini butuh waktu yang cukup lama untuk menertibkan semuanya, namun satu yang menjadi catatan bagi kami bahwa komitmen untuk mengembalikan cukup tinggi,”tambah Agung. Sementara itu Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai menjelaskan bahwa LKPD tahun 2024 ini disusun dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI.

“Jadi, ini yang pertama untuk Pemerintah Daerah di tanah Papua menggunakan aplikasi SIPD RI untuk aplikasi pelaporan,”jelasnya.

Sementara itu terkait catatan soal aset dari BPK, Dessy Wanggai bahwa setiap tahun pihaknya telah memprogramkan rekonsilasi antara BPKAD dengan OPD.

“Kami melakukan pemeriksaan apel kendaraan setiap tahunnya, melakukan pendampingan dan Bimtek kepada pengurus barang untuk pemahaman mengurus aset ini agar lebih diperhatikan,”terangnya.

Sambung Dessy Wanggai bahwa untuk penataan aset di Pemkot Jayapura saat ini sudah semakin baik. Kemudian untuk laporan keuangan dimana pihaknya di BPKAD menggunakan SIPD RI secara murni dan mandiri.

“Kenapa mandiri karena yang menyusun laporan keuangan untuk Pemerintah Kota Jayapura kami di BPKAD dan kami tidak menggunakan pihak luar,”kata Dessy Wanggai.

Lanjut Dessy Wanggai bahwa, dari sisi penganggaran sampai pada penata usahaan dan pelaporan dilakukan secara mandiri tampa bantuan dari siapa-siapa dan pihaknya hanya berkordinasi langsung dengan Kemendagri.

“Kita di BPKAD ini betul-betul berkerja keras dan mandiri dan ini sebuah prestasi yang harus kita pertahankan,”tutup Dessy Wanggai. (ans/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pelaku Penipuan dan Penggelapan Motor Lintas Kabupaten Diringkus

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…

2 days ago

Tertib Adminduk, Warga Harus Ber-KTP Sesuai Domisili

ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…

2 days ago

Pemkab Asmat Minta Gubernur Resmikan Rumah Jew Syuru dan Hadiri Festival Pokman

Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…

2 days ago

Pemkab Jayapura dan Pemkab Yalimo Bahas Penegasan Batas Wilayah

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…

2 days ago

Pencarian Hari Kedua Seorang Warga yang Diterkam Buaya Belum Ada Hasil

Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…

2 days ago

Pembangunan Kesehatan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Menurut Haris, pihaknya mengajak semua pemangku kepentingan di daerah ini terus memberikan edukasi kepada masyarakat…

2 days ago