Pj Bupati Marthen Kogoya menjelaskan, setiap orang memiliki hak untuk memilih figur tertentu tetapi harus tetap mentaati aturan yang berlaku. Seluruh ASN Pemkab Tolikara hendaknya fokus pada tugas pokoknya sebagai abdi negara dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk maju dalam pesta demokrasi mendatang.
“ASN memiliki hak untuk memilih figur tertentu yang maju dalam politik namun tetap memperhatikan aturan agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan baik. Kita juga memberikan ruang dan kesempatan kepada saudara-saudari kita yang tidak menjadi ASN agar mereka mendapat peluang terjun ke dalam politik. Jangan bapak ibu yang sudah menjadi ASN pergi lagi melakukan monopoli untuk terjun ke politik. Itu mereka punya kesempatan, ASN tidak boleh,” tandasnya.
Pj Bupati juga mengatakan, para Kepala Kampung/Desa yang maju atau mencalonkan diri menjadi anggota Legislatif juga harus mengundurkan diri dari jabatannya. Ia meminta kepada kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) agar berkoordinasi dengan KPU, guna mengecek nama-nama Kepala Kampung yang sudah mendaftarkan diri menjadi Caleg.
“Jadi jangan main-main lagi, ASN dan Kepala Kampung tidak boleh daftar di KPU menjadi Caleg secara diam-diam. Kita harus mengikuti mekanisme yang ada. Kita harus tegakkan aturan agar semua orang mendapat kesempatan untuk berkarier di mana saja,” tegasnya.
Pj Bupati Marthen Kogoya berharap, masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi menciptakan kondusifitas daerah. Seluruh lapisan masyarakat diminta tetap solid menjaga simpul kebersamaan di tengah-tengah perbedaan pilihan politik. Para Kepala Distrik dan semua tokoh intelektual diminta untuk memberikan pemahaman politik yang benar kepada masyarakat, agar pesta demokrasi di Tolikara berjalan aman dan damai.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…