

Hana S.Hikoyabi (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi meminta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura menggenjot penyerapan anggaran dan realisasi program menjelang akhir tahun anggaran 2023.
Sekda mengungkapkan, penyerapan anggaran jika bisa dilakukan dengan baik sesuai target, tentu menandakan bahwa OPD bisa bekerja dengan baik. Namun jika tidak bisa mencapai target, tentu perlu dipertanyakan kendala apa yang dihadapi, sehingga menjadi perhatian pimpinan daerah dengan memberikan solusi.
“Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura tahun 2023 harus terus digenjot karena ini sudah memasuk akhir tahun 2023. Jadi semua program kegiatan dan pekerjaan fisik harus benar-benar dilakukan dengan baik,”ucapnya, Rabu (25/10) kemarin.
Diakuinya, bagus dan tidaknya pemerintah dalam menjalankan program kegiatan, terlihat dari penyerapan APBD. Jika bisa terserap 100 persen APBD tentu dana yang digelontorkan bisa diserap dengan baik di semua OPD di lingkungan Pemkab Jayapura. Tetapi jika ada OPD yang tidak bisa menyerap anggaran 100 persen, maka OPD tersebut harus terus dipacu, jangan sampai di tahun-tahun berikutnya dana yang diberikan dikurangi, karena dianggap dalam menggunakan anggaran sebelumnya tidak bisa maksimal.
Oleh karena itu, Hana mengimbau semua OPD memacu kinerjanya, agar realisasi penyerapan anggaran APBD 2023 sebesar Rp 1,5 triliun bisa terlaksana dengan baik, sesuai harapan masyarakat maupun pemerintah pusat.
Selain meminta penyerapan APBD TA 2023 maksimal, Sekda Hana juga meminta OPD yang mengelola DAK dan dana Otsus juga harus maksimal, karena dana yang diturunkan ke OPD tidak hanya dari APBD saja, namun ada dari DAK dan Otsus.(dil/ary)
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…