

Pasangan Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos. dan Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si menahkodai Kabupaten Tolikara.
Dalam Konsep Pembangunan Tolikara RAMAH
JAYAPURA – Jumat, 20 Februari 2026, tepat satu tahun sudah pasangan Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos. dan Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si menahkodai Kabupaten Tolikara (2025-2026).
Selama satu tahun kepemimpinan sosok pasangan berkharismatik ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara mencatatkan capaian signifikan. Melalui visi pembangunan “Tolikara RAMAH”, pemerintah daerah berhasil melakukan akselerasi pada penataan tata kelola pemerintahan, penguatan pelayanan publik, hingga pemerataan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Perencanaan Pembangunan Daerah
Pada bidang perencanaan, Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam kepemimpinan Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), berbagai langkah strategis telah diambil guna memastikan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Fokus utama dalam setahun terakhir adalah penyelarasan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya pelaksanaan Musrenbang RKPD yang dirangkaikan dengan Musrenbang OTSUS Tahun 2025. Langkah ini krusial untuk menjamin bahwa penggunaan dana Otsus Tahun 2026 benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.
Dalam masa transisi dan penguatan visi-misi, BAPPEDA Tolikara telah merampungkan sejumlah dokumen vital, di antaranya RPJMD 2025–2029: Sebagai peta jalan (roadmap) penjabaran visi-misi kepala daerah lima tahun ke depan, RPJPD 2025–2045: Penyelesaian visi jangka panjang Tolikara untuk dua dekade mendatang, RKPD & RAP OTSUS 2026: Dasar utama penyusunan APBD agar tepat sasaran dan akuntabel.
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…