Categories: PARIWARA

Covid-19 Capai 170 Kasus, Dinkes Pastikan dari Klaster Keluarga

WAMENA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya merilis ada pemambahan 28 pasien Covid -19, di mana sebagian besar adalah keluarga dari pasien Covid -19 yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di rumahnya dan terjadi penularan lokal dari klaster keluarga, yang kini angkanya sudh mencapai 170 pasien di Jayawijaya.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Willy E Mambieuw, SpB menyatakan, semua yang positif Covid-19 ini tanpa gejala yang serius, oleh karena itu, mereka melakukan Isoman di rumah masing -masing, untuk memantau pergerakan mereka selama melakukan Isoman itu tidak bisa dideteksi oleh petugas.

“ Yang menyebabkan kenaikan ini adalah klaster rumah yang ada pasien Covid -19 melakukan Isoman, ini saling menularkan kepada orang yang ada dalam rumah itu sehingga data kita terus meningkat,”ungkapnya, Rabu (23/2) kemarin.

Menurutnya, tindakan yang akan diambil nanti seperti wacana yang sempat dikeluarkan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jayawijaya untuk kembali membuka tempat khusus guna menampung pasien Covid -19 yang tidak bergejala agar pergerakan mereka bisa diawasi oleh petugas yang ditempatkan di sana.

“Selama ini mereka melakukan isolasi mandiri di rumah, kendalanya siapa yang bisa melakukan pengawasan terhadap mereka supaya tetap ikut prosedur Covid -19,”jelas dokter spesialis bedah di RSUD Wamena ini.

Ia menyatakan, dari 170 pasien Covid yang terdata saat ini, 90 persen itu melakukan isolasi mandiri di rumah, sekarang yang ditemukan jarang ada pasien dari luar Jayawijaya, hampir semua pasien ini adalah dampak dari penularan lokal.

“ Pengawasan kepada pasien yang melakukan isolasi mandiri ini juga terbatas, di mana setiap 10 hari karena ada peraturan dari kementerian,  itu baru ada petugas yang datang ke rumah warga yang melakukan Isoman untuk melihat kondisi kesehatannya sekaligus melakukan pemeriksaan atau Swab PCR,”katanya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun media ini, di mana pada 21 Februari kemarin hanya ada penambahan dua pasien dan tak ada yang dinyatakan sembuh sehingga masih berada di angka 145 pesien, berselang sehari tepatnya 22 Februari, ada tambahan 28 pasien baru yang positif terkonfirmasi  sehingga angka berubah menjadi 170 pasien, sementara yang dinyatakan sembuh 3 orang, angka ini kemungkinan besar akan berubah sebab masih ada 63 orang yang menunggu hasil pemeriksaan PCR dari Laboratorium RSUD Wamena.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

6 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

7 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

8 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

9 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

11 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

12 hours ago