“Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan-Nya, dan terima kasih kepada dokter serta perawat yang telah melayani dengan sabar dan penuh kasih. Enam hari kami menunggu dengan doa, dan pada waktunya Tuhan menjawab melalui tangan-tangan medis di RSUD Karubaga,” ujar Mundius dengan haru.
Sebagai wujud rasa terima kasih, keluarga menamai bayi mereka William Yigibalom, sebagai penghargaan kepada dokter yang menolong proses persalinan. Keberhasilan operasi sesar pertama ini menjadi simbol kemajuan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan Tolikara. Pemerintah dan masyarakat berharap, RSUD Karubaga terus tumbuh menjadi rumah sakit rujukan regional yang mampu melayani masyarakat dengan standar medis modern tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan kasih.
“Kami percaya, keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju kemandirian pelayanan kesehatan di Tolikara. Semua ini berkat penyertaan Tuhan dan kerja keras seluruh tenaga kesehatan,” tutup dr. Hardianto.(Diskomimdigi Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…