“Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan-Nya, dan terima kasih kepada dokter serta perawat yang telah melayani dengan sabar dan penuh kasih. Enam hari kami menunggu dengan doa, dan pada waktunya Tuhan menjawab melalui tangan-tangan medis di RSUD Karubaga,” ujar Mundius dengan haru.
Sebagai wujud rasa terima kasih, keluarga menamai bayi mereka William Yigibalom, sebagai penghargaan kepada dokter yang menolong proses persalinan. Keberhasilan operasi sesar pertama ini menjadi simbol kemajuan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan Tolikara. Pemerintah dan masyarakat berharap, RSUD Karubaga terus tumbuh menjadi rumah sakit rujukan regional yang mampu melayani masyarakat dengan standar medis modern tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan kasih.
“Kami percaya, keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju kemandirian pelayanan kesehatan di Tolikara. Semua ini berkat penyertaan Tuhan dan kerja keras seluruh tenaga kesehatan,” tutup dr. Hardianto.(Diskomimdigi Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…