Categories: PARIWARA

ORARI Bersama Kwarda Pramuka Papua Gelar JOTA JOTI

  “SSTV (Slow Scan Television) adalah metode komunikasi yang memungkinkan pengiriman gambar diam melalui frekuensi radio, terutama digunakan dalam komunikasi satelit dan amatir radio. Slow Scan Television (SSTV) adalah bentuk komunikasi QSQ via radio tranceiver di semua band amatir.” ungkap  Stefendy Handoko (YC9UAG) saat memberikan materi pengenalan tentang satelit. Yang selanjutnya dipraktekkan oleh Hanny Siahaya (YC9XSY) memandu adik-adik pramuka dalam penggunakan satelit untuk komunikasi.

   Komunikasi satelit dengan moda SSTV hanya berlangsung beberapa saat biasanya 5 sampai 10 menit saja. Komunikasi ini hanya bersifat satu arah melalui gambar yang dipancarkan oleh salah satu station radio ke Satelit LAPAN-A2 atau Indonesian Oscar-86 (IO-86).

   Di hari yang sama adik-adik Pramuka juga berhasil komunikasi langsung dengan adik-adik Pramuka dari Wamena Kwarcab Kabupaten Jayawijaya melalui radio HF.

  Di akhir kegiatan, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua, Dr. Kristhina R.I. Luluporo, S.IP., M.AP mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya JOTA JOTI yang mengikutsertakan adik-adik pramuka KWARDA Papua dari KWARCAB Kota Jayapura, Jayawijaya dan Kabupaten Jayapura. Ka Kwarda Papua, dengan panggilan akrabnya Kak Itha ini juga berharap JOTA JOTI 2024 memberikan pengalaman baru bagi adik-adik pramuka peserta JOTA JOTI.

   Kak Itha berpesan kepada adik-adik Pramuka, selesai mengikuti Jota Joti diharapkan dapat diterapkan dan dapat saling terhubung dengan teman antara kwartir cabang, kwartir daerah dan secara nasional serta dapat mengaplikasinya dalam kehidupan dengan berperilaku yang lebih baik, cinta alam dan sesama manusia. Adapun tema Jota-Joti tahun 2024 adalah Pramuka untuk Dunia yang lebih Hijau.

  Ketua Kwarda Papua juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada ORARI yang telah memfasilitasi peralatan radio dan berbagi pengalaman dengan adik-adik pramuka.

Hadir diacara penutupan JOTA JOTI tahun 2024, Dewan Kerja Daerah Papua (DKD), Pengurus ORARI Daerah (ORDA) Papua, Ketua: Ismail, Waka: Gayati, SE., MM, Bendahara: Antoni Setiawan Tanujaya, Waben: M.Natsir dan juga pengurus Orari Lokal Kota Jayapura, Minggu (20/10). (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

19 hours ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

20 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

21 hours ago

Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan…

23 hours ago

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

2 days ago

Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…

2 days ago