

Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Polres Jayawijaya, Rabu, (20/4), kemarin. ( FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA—Menjelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah, Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pusat bersama Kepolisian Republik Indonesia melakukan 1 juta vaksinasi dalam 3 hari di seluruh Indonesia.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE mengakui, memang ada program baru untuk melakukan sejuta vaksinasi yang dimotori oleh PBNU dan Kepolisian Republik Indonesia yang turun kepada jajarannya sampai ke tingkat Polres di daerah karena program ini dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia.
“Sasaran kami di Polres Jayawijaya adalah warga yang akan mudik keluar daerah, untuk mempermudah akses keberangkatan mereka maka lebih dulu dilakukan vaksinasi, sehingga perjalanan tak terhambat,” ungkapnya Kepada Cenderawasih Pos di Polres Jayawijaya, Rabu, (20/4) kemarin.
Dikatakan, program ini dimulai hari ini, Kamis, 21 April sampai 23 April. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pengurus PBNU Jayawijaya untuk melakukan program ini, dilakukan di Polres Jayawijaya, pengaturannya, untuk warga beragama Muslim yang sedang puasa dapat melakukan vaksinasi di malam hari, usai berbuka puasa.
“Sementara yang beragama Nasrani, bisa dilakukan sejak pukul 13.00 WIT sampai pukul 16.00 WIT di klinik Polres Jayawijaya, pengaturan waktu ini dilakukan agar umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa tidak terganggu,”kata Safei.
Kapolres juga mengaku, kebanyakan umat Muslim yang datang untuk melakukan vaksinasi itu di malam hari dan banyak yang datang untuk vaksin guna keperluan keberangkatan atau mudik keluar daerah.(jo/tho)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…